Tengah Tahun, Kasus DBD Tembus 130

by

*Tiga Kecamatan jadi Persebaran Tertinggi

KENDAL – Di tengah konsentrasi menanggulangi pandemi virus corona (Covid-19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal ternyata dipusingkan dengan perkembangan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terbilang tinggi. Sampai pertengahan tahun ini, tercatat ada 130 kasus DBD yang ditemukan.

Persebaran tinggi kasus DBD ini terutama tersebar di tiga kecamatan.
Kecamatan Boja dilaporkan sebanyak 15 kasus, Kota Kendal sebanyak 15 kasus, dan Kaliwungu sebanyak 14 kasus.

“Penyebaranya relatif merata. Tapi ada dua kecamatan yang nol kasus DBD, yakni Plantungan dan Pageruyung,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kendal, Muntoha, kemarin.

Diungkapkan, data tersebut diperoleh dari laporan kasus di Puskesmas yang tersebar di 20 kecamatan se Kabupaten Kendal. Meski trennya cenderung naik, lanjut Muntoha, namun belum ada kasus pasien yang meninggal. Untuk pencegahan, pihaknya melakukan fogging sebanyak 130 kali di 65 tempat.

“Fogging atau pengasapan tidaklah cukup. Sebab Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Yang paling utama masyarakat menjaga kebersihan dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN),” ungkapnya.