Di Tengah Pandemi, TNI dan Warga Betonisasi Jalan 800 Meter

by

*Pra TMMD Sengkuyung II Kodim Kendal

KENDAL – Betonisasi jalan desa sepanjang 800 meter dilakukan oleh TNI bersama warga pra TMMD Sengkuyung II Kodim 0715/Kendal Tahun 2020 di Dusun Glandang, Desa Kedungsuren, Kecamatan Kaliwungu Selatan. Pengerjaan pengecoran jalan di tengah pandemi virus corona dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan menggunakan masker demi mencegah penyebaran Covid-19.

Danramil 12/Kaliwungu, Kapten Inf Widodo Hendarjo mengatakan, betonisasi jalan yang dilakukan satgas TMMD bersama warga tetap mengedepankan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid 19. “Selain jaga jarak, kita gunakan masker selama pengerjaan jalannya,” katanya, Rabu (24/6/2020).

Widodo mengungkapkan, betonisasi jalan dilakukan di ruas sepanjang 800 meter, lebar 3 meter, dan dengan ketebalan rigid 12 cm. Pembangunan infrastruktur vital tersebut disebutnya sebagai wujud kepedulian TNI membantu pemerintah dalam pembangunan dan memperlancar akses transportasi, sehingga mampu meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami beraharap, kegiatan pra TMMD sengkuyung ini bisa menjadi bentuk kemanunggalan TNI dan rakyat. Kita bisa bekerjasama bersama warga untuk memajukan desa dan daerahnya,” ungkapnya.

Kepala Desa Kedungsuren, Tukrim Feri mengatakan, masyarakat berterima kasih kepada TNI, dengan pelaksanaan TMMD sengkuyung di desanya. Pihak desa mendukung dengan adanya kegiatan tersebut. Karena dengan adanya pembangunan ini akan membantu sekali dalam memperlancar berjalannya perekonomian bagi masyarakat.

“Semoga ke depan, dari TNI tidak hanya membantu dalam pembangunan di Dukuh Glandang saja. Melainkan juga bisa membantu di dukuh yang lainnya,” harapnya.

Camat Kaliwungu Selatan, Budi Kuncjoero, mengapresiasi dan memberikan dukungan penuh dengan adanya TMMD sengkuyung di wilayahnya. Terlebih, di tengah pandemi Covid-19 ini banyak pembangunan infrastruktur yang ditunda untuk sementara waktu, menyusul adanya kebijakan realokasi anggaran guna penanggulangan dampak pandemi.

“Harapannya ke depan, dengan adanya pembangunan ini masyarakat bisa bersama sama bersengkuyung untuk bergotong royong dalam melaksanakan pembangunan di desa, sehingga perekonomian di desa menjadi menggeliat dan desa jadi semakin maju,” ucapnya. (lid)