Wali Kota Sampaikan Enam Ringkasan Laporan Keuangan 2019

by

KOTA – Wali Kota Pekalongan, M Saelany Machfudz menyampaikan pengantar untuk Raperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD tahun 2019 dalam Rapat Paripurna yang digelar DPRD Kota Pekalongan, Rabu (24/6/2020). Ada lima ringkasan laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD 2019 yang disampaikan dalam kesempatan tersebut.

Yang pertama yakni laporan realisasi anggaran tahun 2019 yang terdiri dari pendapatan, belanja dan pembiayaan. Kemudian yang kedua yakni Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (LPSAL) di mana saldo anggaran lebih Pemkot Pekalongan tahun 2019 meningkat 8,19% dibandingkan tahun 2018.

Ketiga adalah laporan operasional yang menyajikan ikhtisar sumber daya ekonomi yang menambah ekuitas dan penggunaannya yang dikelola oleh pemerintah daerah untuk penyelenggaraan pemerintahan dalam satu periode pelaporan. Laporan keempat yang disampaikan selanjutnya berisi Laporan Perubahan Ekuitas (LPE) di mana saldo akhir ekuitas tahun 2019 naik 15,65% dibandingkan ekuitas tahun sebelumnya. Laporan kelima berisi Laporan Neraca Pemkot Pekalongan per 31 Desember 2019 dan laporan keenam berisi Laporan Arus Kas.

Wali Kota mengatakan bahwa penyampaian Raperda APBD merupakan amanat Undang-Undang No 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan Peraturan Pemerintah No 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Pasal 194 Ayat 1 bahwa Kepala Daerah menyampaikan rancangan Perda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD dengan dilampiri laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan serta ikhtisar laporan kinerja dan laporan keuangan BUMD paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Ketua DPRD Kota Pekalongan, Balgis Diab mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi perhatian pokok dari Rapat Paripurna. Pertama, permasalahan muara yang ada di Kota Pekalongan, kemudian usulan kelanjutan pelabuhan onshore, kelanjutan pembahasan Raperda perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan pengembalian anggaran rehab RTLH.