Perketat Protokol Kesehatan, Kasus Pasien Covid 19 Tembus 35 Orang

by

KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal memperketat penerapan protokol kesehatan hingga pembatasan kegiatan. Selain itu juga melakukan penutupan sementara tiga pasar tradisional guna mencegah mata rantai penularan covid-19. Berdasarkan data, kasus pasien positif covid-19 tembus angka 35 orang.

“Yakni rinciannya, 12 pasien dinyatakan sembuh, 2 meninggal dan sisanya masih menjalani perawatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferinando Rad Bonay, Selasa (23/6).

Diungkapkan, kasus positif terbaru berjumlah 2 orang. Keduanya warga Kendal yang bekerja di Kota Semarang dan istri dari seorang sopir truk. Satu pasien positif tambahan yang terkena di Kota Semarang setelah menjalani tes swab lantaran teman kantornya meninggal berstatus positif covid-19. Sedangkan satu pasien lagi dinyatakan positif setelah tes swab lantaran keluhan sakit.

“Kemungkinan istri sopir truk ini tertular dari suami yang bekerja sebagai sopir yang kerap keluar kota dan daerah lain,” ungkapnya.
Dijelaskan, terkait dua pasien positif yang meninggal, bahwa keduanya meninggal dalam status pasien dalam pengawasan (PDP). Hanya saja, hasil tes swab yang keluar menunjukkan keduanya positif covid-19. Upaya pencegahannya, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bersama Dinas Perdagangan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kendal, telah menutup 3 pasar tradisional.

Meliputi, Pasar Gladak, Pasar Pagi Kaliwungu, dan Pasar Kangkung.
“Pasar Kangkung ditutup sementara karena ada pedagang daging dinyatakan positif setelah yang bersangkutan sakit dan tes swab mandiri menyusul pasien positif lain pengusaha bawang merah namun yang bersangkutan sudah sembuh,” terangnya.