Banyak yang Gagal Paham soal New Normal

by

*Protokol Kesehatan masih Sering Diabaikan

BATANG – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Batang menilai masyarakat belum sepenuhnya memahami adanya kebijakan tatanan normal baru, sehingga mereka mengabaikan anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan.

“Masih banyak masyarakat yang mengartikan tatanan normal baru adalah bebas beraktivitas tanpa mematuhi protokol kesehatan, padahal pendemi Covid-19 belum berakhir,” ujar Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Batang, Ulul Azmi, Selasa (23/6/2020), di kantornya.

Gagal paham inilah yang dituding menjadi pemicu perkembangan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Batang yang saat ini masih terjadi penambahan. Data kasus positif di Kabupaten Batang saat ini masih cukup tinggi, ada 31 pasien yang masih harus mendapat penanganan medis. Kondisi ini membuat tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Batang bekerja ekstra keras untuk menekan kasus Covid-19.

Menurut Ulul, pemahaman tatanan normal baru perlu disosialisasikan secara masif kepada masyarakat. Tim Gugus tugas juga mendorong peran aktif tokoh pemuda dan masyarakat untuk memberikan pemahaman new normal kepada masyarakat di lingkungannya masing-masing.

“Tatanan normal baru dalam kehidupan sehari-hari itu yakni mengubah perilaku lama menjadi kebiasaan-kebiasaan baru sesuai dengan protokol kesehatan. Yaitu menjaga jarak, memakai masker, rajin mencuci tangan, dan membersihkan diri,” katanya.