Penanganan Sampah di Sungai, Komisi B Minta Ada Inovasi

by

KOTA – Komisi B DPRD Kota Pekalongan meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melakukan inovasi terkait penanganan sampah di sungai. Saat melakukan sidak ke bantaran Sungai Loji di Jalan Diponegoro, pimpinan dan anggota Komisi B melihat bahwa penanganan sampah oleh Tim Jogo Kali masih bersifat tradisional sehingga sulit untuk menyelesaikan permasalahan sampah di titik tersebut secara tuntas.

“Kami melihat yang dilakukan DLH itu masih bersifat tradisional. Kalau seperti ini terus, sampai kapanpun penanganan sampah ini akan berat untuk diselesaikan. Karena volume sampah akan terus meningkat sedangkan penanganan sampah oleh petugas ini masih dilakukan dengan cara tradisional, tidak berubah,” tutur Ketua Komisi B, Abdul Rozak dalam sidak yang digelar Senin (22/6/2020).

Untuk itu dirinya meminta agar DLH sebagai OPD yang memiliki tupoksi mengatasi masalah sampah agar dapat membuat konsep manajemen yang lebih efektif dan inovatif agar petugas dapat bekerja lebih ringan dan masalah sampah cepat teratasi. “Kami minta supaya tahun ini ada kegiatan pembangunan fisik yang disentralisasi di sini yaitu pembangunan sebuah sistem seperti pangkalan untuk menempatkan alat berat dengan ukuran yang kecil yang berfungsi untuk mengambil sampah,” jelasnya.

Selain itu, pangkalan juga dapat ditempati satu kontainer yang berfungsi untuk menampung sampah hasil pengerukan dari alat berat. “Dengan begitu pekerjaan mudah teratasi dan cepat dilakukan. Apalagi di sini lokasinya dekat dengan kawasan heritage Kota Pekalongan yang juga menjadi tempat wisata,” tambahnya.

Rozak meminta agar setelah sidak tersebut hasil diskusi dapat ditindaklanjuti dengan rapat koordinasi internal DLH guna merumuskan konsep usulan dari Komisi B terkait pengadaan pangkalan dan alat berat untuk memprmudah kinerja petugas Tim Jogo Kali. “Kami minta dalam seminggu mendatang sudah ada konsepnya. Harapan kami DLH bisa kompak dari mulai kasi, kabid hingga kepala dinas sehingga dapat gotong royong mencari solusi dari permasalahan sampah,” harapnya.