Tunggu Regulasi, Siapkan Skenario New Normal

by

*SMK Muhamamdiyah Kesesi (Musi)

KOTA – Wacana penerapan kondisi new normal di tahun ajaran baru pada bulan Juli 2020 mendatang membuat SMK Muhamamdiyah Kesesi (Musi) merencanakan beberapa skenario untuk mendukung proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah, baik sarana prasana maupun proses KBM.

Demikian disampaikan Kepala SMK Musi Abdul Qodir kepada Radar Pekalongan, Senin (22/6/2020). Ditambahkan, persiapan dimulai dari sarana prasarana untuk memenuhi protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan, termometer, Handsinitezer serta desinfektan untuk penyemprotan kelas dan lingkungan sekolah dan sudah disiapkan sejak pertama ada pandemi Covid. Untuk saat ini sekolah lebih berfokus pada pengadaan faceshield yang rencananya akan dibagikan kepada 386 siswa SMK Musi.

“Entah nanti kebijakannya seperti apa, yang jelas kita persiapkan dengan baik era new normal ini,” ungkap Abdul Qodir. Selain itu, skenario KBM dalam mendukung physical distancing, SMK Musi akan membuat satu kelas dengan kuota siswa lebih sedikit. “Rencananya nanti kita akan bagi satu kelas dibagi menjadi dua shift ada yang belajar ON di sekolah atau belajar off yaitu di rumah dengan menggunakan daring,” ujarnya.

Saat ini menurut Abdul Qodir, sekolah hanya tinggal menunggu regulasi yang ada mengenai pelaksanaan new normal di sektor pendidikan, namun semua persiapan sudah dilakukan secara maksimal terkait penyambutan status new normal di lingkungan sekolah. Pihaknya berharap, pembelajaran tatap muka menjadi segera normal kembali, siswa bisa melaksanakan pembelajaran praktek lebih maksimal (karena di SMK daring saja tidak cukup).

“Para orang tua bisa bekerja dengan baik sehingga dampak sekolah berkaitan dengan administrasi bisa terselesaikan (bagi sekolah swasta) serta belajar lebih maksimal tanpa rasa takut terdampak Pendemi ini,” pungkasnya. (mal)