65% Orang Tua Tak Setuju Anak Ikut KBM di Sekolah

by

Taman Pendidikan Anak Belum Dibukam

Meskipun saat ini memasuki transisi era new normal, 65 persen orang tua tidak setuju anaknya memasuki kegiatan belajar mengajar di sekolah. Pasalnya, anak masih berisiko tinggi terpapar virus corona karena kurang disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.

Oleh karena itu, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyarankan agar Taman Penitipan Anak (TPA) tidak dibuka terlebih dahulu di Kabupaten Pekalongan.

Hal itu disampaikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dalam pertemuan lintas sektor di Puskesmas Kedungwuni 1, Rabu (17/6/2020). Menurutnya, anak-anak dianggap masih belum bisa melakukan disiplin untuk tetap menjalankan protokol kesehatan di luar pengawasan orangtuanya sendiri.

‘’Untuk TPA itu kita nunggu jadwal dari Menteri Pendidikan, walaupun TPA ini spesifik ya. Tetapi karena ini anak-anak, menurut saya sementara dirawat bapak/ibu mereka saja dahulu. Apabila anak-anak saling bertemu itu malah akan bahaya,’’ kata Bupati.

Bupati melanjutkan, apabila TPA dipaksakan dibuka dalam waktu dekat dikhawatirkan itu akan memicu penyebaran virus Covid-19 di kalangan anak-anak. Hal tersebut terlalu berisiko dan juga sesuai dengan kebijakan paralel dari pusat yang menyatakan bahwa kegiatan pembelajaran bisa dibuka apabila suatu wilayah benar-benar sudah berzona hijau dan bisa dipersiapkan mulai bulan Juli.