Berbagi di Saat Pandemi Mahasiswa XL Future Leaders Galang Donasi Lewat Webinar

by
Mahasiswa XL Future Leaders (XLFL) menyalurkan donasi kepada penyandang disabilitas Yayasan Penyandang Cacat Mandiri Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Istimewa)

Yogyakarta – Berbagai cara kreatif dilakukan mahasiswa XL Future Leaders (XLFL) agar bisa berbagi dengan sesama ketika pandemi Covid-19 masih melanda negeri ini. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam XLFL kelas Yogyakarta melaksanakan penggalangan dana secara online melalui kegiatan bertajuk We Care We Share untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19.

Berkolaborasi dengan Sosmas BEM KM UGM dan Dapur Solidaritas Pangan Jogja, mereka menggelar webinar. Hasil pendapatan dari tiket webinar tersebut seluruhnya mereka gunakan untuk pembelian sembako dan alat pengaman diri seperti masker untuk kemudian dibagikan kepada warga yang terdampak pandemi.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dan kreatifitas para mahasiswa XLFL dalam upaya mereka untuk berbagi dengan sesama warga yang terdampak Covid-19. Nilai-nilai baik selalu kami tanamkan kepada mereka melalui berbagai program XLFL. Aksi sosial mereka ini tentunya sangat membanggakan dan mewakili manajemen XL Axiata, saya berharap kegiatan mulia ini jangan sampai di sini, tetapi bisa dilanjutkan. XL Axiata dan para karyawan juga terus menggalan dana untuk bisa membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19,” kata Group Head Central Region XL Axiata, Rd. Sofia Purbayanti.

Hingga saat ini, total bantuan yang telah disalurkan mencapai lebih dari 70 paket sembako. Dalam penyalurannya, XL Future Leaders menyasar buruh gendong, pebecak, tuna wisma, penyandang disabilitas jalanan di Yogyakarta dan sekitarnya hingga beberapa Yayasan seperti Yayasan Penyandang Cacat Mandiri Bantul dan Yayasan Fofondis di Sidomulyo. Penyaluran donasi sembako ini akan terus berlanjut hingga akhir Juni 2020.

Ganti Kelas Tatap Muka dengan Platform Online

Sementara itu, program XL Future Leaders (XLFL) tetap berjalan secara maksimal di tengah pandemi Covid-19 dengan memanfaatkan saluran daring. Salah satu agenda yang wajib diikuti seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia adalah workshop regular dengan kurikulum yang telah ditentukan dalam masa dua tahun pembelajaran.

Agenda yang sama turut pula diikuti oleh 25 orang mahasiswa penerima manfaat program XLFL yang tergabung dalam kelas Yogyakarta batch 8. Pemanfaatan layanan video conference jadi salah satu solusi produktif di tengah pandemi saat ini. Para peserta dapat tetap berinteraksi dan konsultasi dengan para tutor secara efektif.

Mahasiswa yang mengikuti workshop kelas Yogyakarta berasal dari beragam universitas seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret, Universitas Katolik Soegijapranata, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan IAIN Pekalongan. Workshop yang sama pun terus berjalan di kota besar lainnya yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar.

XL Future Leaders bertujuan mempersiapkan calon pemimpin global yang mempunyai jiwa kepemimpinan sekaligus mempunyai sifat kepedulian dengan lingkungan sekitar. Program ini berlangsung selama dua tahun untuk setiap angkatan. XLFL terbuka untuk semua jurusan karena kurikulum yang diajarkan lebih mengedepankan penguasaan peserta atas berbagai soft skills yang bertumpu pada kemampuan dalam komunikasi yang efektif, kemampuan mengelola perubahan, serta inovasi dan kewirausahaan. (rls)