Satu PDP Meninggal Dunia

by

**Protokol Kesehatan Kian Ambyar
**Pemkab akan Gelar Operasi Masker

DIMAKAMKAN – Satu PDP dari Kecamatan Paninggaran dimakamkan dengan protokol kesehatan di TPU Walirandur, Desa Paninggaran, kemarin.

PANINGGARAN – Satu lagi pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Pekalongan meninggal dunia. Berdasarkan laman corona.pekalongankab.go.id yang diupdate terakhir tanggal 2 Mei 2020, pukul 22.55 WIB, sudah ada 14 PDP di Kota Santri yang meninggal dunia.

Berdasarkan data Radar, pasien berinisial F (49) asal Kecamatan Paninggaran ini sempat dirawat di Puskesmas Paninggaran dengan keluhan sesak nafas atau asma pada Sabtu (30/5/2020). F pun sempat dirapid dan hasilnya negatif.

Pada hari Selasa (2/6/2020), pukul 12.00 WIB, F yang bekerja sebagai penjual donat keliling ini dirawat inap di RSUD Kajen. Namun, sekitar pukul 23.00 WIB, pasien ini dinyatakan telah meninggal dunia oleh pihak rumah sakit dan dimakamkan dengan protokol penanganan pemakaman jenazah Covid -19 di TPU Mbah Walitandur, Dukuh Gondang, Desa Paninggaran, Rabu (3/6/2020) kemarin, pukul 09.00 WIB.

Pada saat perawatan di RSUD Kajen pasien ini sudah dilakukan tes swab guna mengetahui kemungkinan terkena Covid-19, namun hingga saat ini belum ada hasilnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan meskipun ancaman virus corona masih ada, sebagian besar masyarakat tak lagi mengindahkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Masih banyak warga yang tidak lagi memakai masker di pusat-pusat keramaian seperti pasar. Bahkan, di antara mereka banyak yang membawa anaknya yang masih kecil ke pusat-pusat keramaian tanpa takut lagi dengan virus corona.

OPERASI MASKER
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, kemarin, melakukan kegiatan ‘’Meeting On The Bus’’ bersama Wakil Bupati Pekalongan Arini Harinurti, Sekda Mukaromah Syakoer, dan sejumlah kepala OPD di dalam bus yang didesign untuk metting.

Kegiatan ini bertujuan untuk menekan angka penyebaran wabah Covid-19 dan mempersiapkan Kabupaten Pekalongan menuju program new normal.
Bupati mengatakan, kegiatan kali ini memang agak berbeda dari kegiatan meeting biasanya. Karena dilakukan di dalam bus dan dengan berkeliling ke sejumlah wilayah di Kabupaten Pekalongan seperti Kajen, Buaran dan Siwalan dengan tujuan untuk memantau kesiapan menuju Kabupaten Pekalongan new normal.

‘’Mudah-mudahan acara seperti ini dapat menjadi warna baru untuk kita, dalam rangka kita menghadapi wabah Covid-19 ini,’’ terangnya.
Dikatakan, Kabupaten Pekalongan secara statistik berkaitan dengan covid ini angkanya menunjukan tren yang positif, dan akan ditingkatkan lagi menuju zona hijau dan mempersiapkan Kabupaten Pekalongan menuju new normal.

Menurutnya, walaupun di Kabupaten Pekalongan sudah mengalami penurunan angka penularan Covid-19, tetapi Pemerintah Kabupaten Pekalongan tidak akan lengah dan akan tetap melakukan langkah-langkah strategis untuk mengembalikan Kabupaten Pekalongan ke zona hijau.

Adapun untuk langkah tersebut, Bupati Asip Kholbihi menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan melakukan kegiatan operasi masker dengan melibatkan dengan Dishub, polisi, dan Satpol PP.

‘’Besok kita akan bekerjasama dengan Satpol PP, Dishub dan polisi untuk yang melintas di jalan mulai dari Kajen sampai dengan Kedungwuni itu harus memakai masker semua sehingga akan kita adakan operasi masker. Pokoknya setiap hari kita akan adakan operasi masker sebagai langkah utama untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pekalongan dan masker juga akan disediakan,’’ jelas Bupati. (had)