Daya Tampung Ruang Khusus Pasien Covid-19 di RSUD Batang Penuh, Pemkab Siapkan Lokasi Alternatif

by
Bupati Batang didampingi kepala OPD mengecek mes Persibat Batang belum kama ini yang akan diaktifkan menjadi Rumah Sakit Darurat.

BATANG – Jumlah kasus Covid-19 atau virus Corona di Kabupaten Batang, dalam beberapa waktu terakhir ini terus mengalami kenaikan. Kondisi tersebut membuat daya tampung RSUD Batang yang menjadi rumah sakit rujukan menjadi penuh dan tidak mampu lagi menampung pasien Covid-19 lagi.

“Saat ini daya tampung ruang isolasi khusus pasien Covid-19 yang ada di RSUD Batang hanya 18 tempat tidur, dan itu sudah terisi seluruhnya,” ungkap Bupati Batang, Wihaji kepada awak media, kemarin.

Bupati Wihaji menjelaskan, dengan telah penuhi daya tampung di RSUD Batang, maka pemkab saat ini tengah mempersiapkan lokasi lain yang akan dijadikan tempat isolasi kasus positif Covid-19. Salah satu pilihan adalah di mess Persibat yang dianggap paling memenuhi syarat untuk digunakan sebagai tempat isolasi.

“Saat ini dari 18 orang yang positif Covid-19, seluruhnya masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Penanganan kasus jenis ini tidak terlalu sulit, karena hanya menjaga imunitas dari orang tersebut saja, dan diberikan obat supaya virusnya hilang. Karena itulah, kita berencana akan memindahkan yang OTG ke mess Persibat. Sedangkan untuk RSUD Batang hanya pasien yang disertai penyakit lainnya,” jelas Bupati Wihaji.

Bupati menambahkan, untuk daya tampung mess Persibat sendiri saat ini ada 14 kamar dengan dua tempat tidir. Sehingga bisa menampung 28 orang untuk menjalani isolasi selama perawatan untuk menghilangkan virus Corona.

“Namun sebelum digunakan, tentunya sarana dan prasarana penunjang dan juga tenaga medisnya kita siapkan terlebih dahulu. Selain itu juga perlu adanya pagar pembatas agar tempat tersebut steril dari orang luar,” lanjut Wihaji.

Sementara Plt Direktur RSUD Kalisari Batang melalaui Kepala seksi bidang pelayanan RSUD Kalisari Batang Samuri menjelaskan, ruangan untuk pasien covid-19 sudah terisi penuh, 2 orang terkonfirmasi positif di rawat di ruang Bugenfil dan 15 orang ruang Cempaka.

“Melihat kondisi saat ini, kita berharap agar ruangan yang ada di RSUD Batang hanya diperuntukan bagi pasien Covid-19 yang memerlukan penanganan dan perawatan khusus. Sedangkan untuk yang OTG, bisa menjalani karantina dan perawatan di mess Persibat. Mengingat penangananya hanya minum obat, makan yang bergizi dan istirahat yang cukup saja,” tandas Samurai.