Takbir Keliling Dilarang

oleh -

**Bila Membandel Dikenakan Sanksi

BINGKISAN – Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko memberikan bingkisan kepada awak media di Aula Mapolres.

KAJEN – Ini peringatan bagi masyarakat agar tidak melaksanakan takbir keliling pada malam hari Idul Fitri 1441 H. Bila masih ada masyarakat yang membandel, polisi akan memberi sanksi tegas.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko kepada sejumlah awak media, Senin (18/5/2020). Kata dia, pelarangan tersebut sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19.

“Sabtu kemarin kita dari gugus tugas covid-19 Kabupaten Pekalongan sudah melaksanakan rapat di Pendopo Bupati, kemudian kesepakatan dari kita bahwa untuk takbir keliling itu dilarang. Karena apa kalau takbir keliling pasti tidak menggunakan protokol kesehatan, seperti kita ketahui bersama bahwa penyebaran virus copy 19 di Kabupaten Pekalongan ini masih banyak,” teganya.

Diakui Kapolres, takbir keliling pada malam idul Fitri memang sudah menjadi budaya. Namun demikian dengan adanya wabah covid-19 ini masyarakat dilarang melakukan hal tersebut.

Ditegaskan Kapolres, apabila larangan takbir keliling dilanggar maka aparat kepolisian dari Sat Lantas akan melakukan tindakan.

“Jadi apabila ada yang takbir berkeliling nanti saya perintahkan kepada anggota yang melaksanakan pengamanan agar disuruh balik kanan dan tidak boleh untuk melaksanakan takbir keliling. Mereka yang membandel ya kita suruh balik supaya balik ke rumah masing-masing tidak melaksanakan takbir keliling, ” lanjutnya.

Meski demikian, lanjut Kapolres, sebelum diberikan sanksi akan dilakukan preventif dengan tidak melaksanakan secara represif. Apalagi saat ini bersamaan dengan operasi Ketupat Candi.

“Jadi kita larang, nanti kita suruh balik, apalagi memasuki operasi Ketupat Candi. Terkait pengamanan malam takbiran kita akan diberikan arahan anggota yang terlibat operasi untuk antisipasi pelaksanaan takbir keliling, ” pesannya. (Yon)