Wali Kota Bagikan 8.100 Paket Sembako dari P2SE

by
BAGIKAN – Wali Kota membagikan paket sembako dari P2SE di sebuah warung.

KOTA – Wali Kota Pekalongan Pekalongan, HM Saelany Machfudz SE bersama Ketua Pekalongan Peduli Sosial Ekonomi (P2SE), Suryani SH MHum meninjau langsung dan menyerahkan bantuan sembako secara simbolis di empat kios Senin (18/5/2020). Total terdapat 8.100 KK yang mendapatkan bantuan yang disalurkan dalam rangka mengantisipasi dan mengurangi persoalan dampak sosial dan ekonomi akibat Covid-19 di Kota Pekalongan.

8.100 paket sembako dibagikan ke empat kecamatan yakni Kecamatan Pekalongan Barat sebanyak 1.933 KK melalui 13 kios mitra, Kecamatan Pekalongan Timur sebanyak di 1.817 KK melalui 14 kios mitra, Kecamatan Pekalongan Selatan sebanyak 1.653 KK melalui 11 kios mitra, dan Kecamatan Pekalongan Utara sebanyak 2.787 KK melalui 16 kios mitra.

“Jumlah penerima totalnya ada 8.100 ini di luar jumlah 200 untuk para jompo. Total penerima seluruhnya yakni 8.300. Mitra kami ada 54 kios yang masing-masing menyalurkan 150-200 paket sembako, bergantung jumlah penerima di wilayah tersebut,” Ketua P2SE, Suryani.

Menurutnya, mekanisme yang telah ditempuh efektivitasnya baik. Data penerima diambil dari data Dinsos-P2KB yang rencananya akan divalidasi ke depannya mengingat kebutuhan masyarakat yang masih panjang. Selesai Covid-19 ini, masyarakat juga butuh recovery karena belum mendapatkan sumber pendapatan baru.

“Saya yakin pemerintah juga akan melakukan hal yang sama untuk menggulirkan bantuan. Saat ini kami masih menampung untuk pembagian bantuan lanjutan. Nilai bantuan kita gunakan asumsi Rp76 ribu per paketnya berupa beras, gula, teh, dan minyak. Bantuan ini hanya ini sebuah dorongan saja,” jelas suryani.

Sementara itu, Wali Kota Pekalongan menambahkan, bantuan dari masyarakat, ASN, para pengusaha, dan donatur lain yang dikelola P2SE ini akhirnya dapat disalurkan pada Ramadan ini. “Ada 8.100 KK penerima paket sembako ini. Jika sebelumnya sudah mendapat bantuan dari JPS yang Rp200 ribu tiap bulan atau dari pusat yang Rp600 ribu tiap bulan, paket sembako ini hanya sebagai tambahan. Namun jika mendapat bantuan dobel dari JPS dan pusat harap untuk dikembalikan salah satunya untuk diserahkan kepada yang membutuhkan,” ungkap Saelany.

Saelany berharap bantuan paket sembako ini dapat dimanfaatkan masyarakat dengan sebaik-baiknya. Tak lupa ia mengingatkan agar masyarakat mematuhi imbauan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Pekalongan. “Tetap terapkan protokol kesehatan saat mengambil paket sembako ini,” tandasnya.(dur)