Pemudik yang Tak Lapor Akan Didatangi Pemdes

by

*Tekankan Pentingnya Karantina Mandiri

AKSI- Aksi aparat Desa Kedungpatangewu dalam upaya
cegah Covid-19.

KEDUNGWUNI – Seperti desa-desa lain di Kecamatan Kedungwuni, Desa Kedungpatangewu juga sejauh ini konsisten menjalankan protokol pencegahan Covid-19 dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Pihaknya rutin lakukan penyemprotan, pembagian masker, sosialisasi hingga edukasi pola hidup bersih. Pemantauan pergerakan pendatang atau pemudik juga optimal dilakukan Pemdes Gedungpatangewu.

Kades Gedungpatangewu, Andi Tri Wibowo, dalam keteranganya kepada Radar menyampaikan, pihaknya juga telah mensosialisasikan surat edaran terkait himbauan pelaksanaan ibadah selama Bulan Suci Ramadan 1441 H.

“Langkah-langkah untuk pemdes kita sudah melakukan anjuran apa yang sudah diberikan pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten. Kita sudah menyiapkan segala sesuatunya, untuk penanganan atau pencegahan covid-19 ini, seperti penyemprotan, pemberian masker gratis hingga sosialisasi,” ungkapnya, Selasa (28/4/2020).

Meski ibadah ramadan tetap berjalan di tengah pandemi, lanjut Andi, Pemdes telah menyediakan protokoler ketat hingga mewajibkan warga untuk patuh gunakan masker.

“Kita sudah berikan kepada tokoh-tokoh agama himbauan itu, kita berikan selebaran sebagaimana yang diberikan pemerintah. Kita tetap menghimbau kepada jamaah untuk tetap jaga jarak, pakai masker, dan cuci tangan, sebagaimana anjuran pemerintah,”
Uraianya.

Menurut Andi, Pemdes juga ters memantau pergerakan pemudik di wilayahnya. Bersama RT dan RW serta semua lembaga dan perangkat desa senantisa melaporkan jika ada pemudik yang baru memasuki wilayah desa.

“Tiap hari kita mencari pendatang yang sudah pulang mudik namun tidak melapor. Kita jemput bola ke sana, kita beri tahu anjuran pemerintah untuk isolasi mandiri dulu di rumah selama 14 hari apabila ada keluhan-keluahan seperti batuk, flu, segeralah lapor ke desa,” jelasnya.

Sampai saat ini, sudah sekitar 80 pemudik yang memasuki wilayah Desa Kedungpatangewu. Namun dirinya menjamin bahwa semuanya dalam keadaan sehat.

Andi juga terus mengingatkan pentingnya kesadaran warga dalam upaya mengoptimalkan protokol pencegahan Covid-19. “Kepatuhan warga masih kurang, jadi kami mengharap kesadaran dan kerjasama warga patuh surat edaran yang ada. Dan kami tentu tak henti untuk mengingatkan warga untuk patuh demi keamanan bersama, “tegasnya.

Ia berharap semoga wabah pandemi ini segera bisa diatasi dan semua warga desa dalam kondisi sehat dan aman. (ap3)