Hebat, Pemudik di Wonopringgo Mau Isolasi Mandiri Di Rumah

by

*Pemdes Bersama Puskesmas Bantu Pengecekan

PENDAMPINGAN – Pendampingan pihak kelurahan bersama tenaga medis ke rumah warga yang mengisolasi mandiri.

WONOPRINGGO – Sigap mencegah penyebaran Covid-19 di wilayahnya, Pemerintah Desa Wonopringgo, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan berlakukan berbagai protokol pencegahan di wilayahnya. Salah satunya memantau, mendata, dan melaporkan kondisi pemudik dari zona merah corona layaknya DKI Jakarta dan sekitarnya yang sudah masuk di Desa Wonopringgo.

Kepala Desa Wonopringgo, Haryanto mengatakan, perkembangan pemudik di desanya saat ini terus meningkat, namun semuanya masih terkontrol. Aparat desa juga sangat ketat dan patuh memberlakukan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 terhadap pemudik.

“Data pemudik saat ini sudah 55 orang, dan semuanya masih terkontrol,” ungkapnya kepada Radar, belum lama ini.

Dijelaskan Haryanto, kemungkinan masih ada penambahan jumlah pemudik dalam setiap hari ke depannya. Mengingat momentum Bulan Ramadhan dan Idul Fitri sebentar lagi.

Karena itu, setiap pemudik yang memasuki wilayah Desa Wonopringgo wajib melakukan isolasi mandiri. Yang lebih penting, pihak Puskesmas setempat juga membantu pengecekan langsung di rumah warga yang melakukan isolasi mandiri.

“Warga patuh untuk isolasi mandiri. Dan nyatanya pemerintah desa juga mendatangkan langsung pihak tenaga kesehatan ke rumah warga. Jadi, fungsi pelayanan berjalan,” jelasnya.

Kata Haryanto, pola seperti itu merupakan inisiasi pihak desa dan Puskesmas itu sendiri untuk benar-benar menjamin keselamatan bersama dari bahaya penyebaran Covid-19.

Kendati sangat ketat dalam mengantisipasi pemudik, namun pihaknya sampai saat ini belum mengeluarkan kebijakan lockdown lokal sebagaimana telah dilakukan oleh desa dan kelurahan di sekitarnya. “Untuk sekarang kita masih belum melakukan, tapi nanti lihat perkembangan ke depan,” imbuhnya. (ap3)