Wakil Wali Kota Pekalongan Sediakan Rumah Dinas untuk Istirahat Petugas Medis

by
Wakil Wali Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid

KOTA – Wakil Wali Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid menyiapkan rumah dinas miliknya untuk dijadikan tempat istirahat para petugas medis dari RSUD Bendan yang khusus menangani pasien virus corona. Tak hanya rumah dinas wakil wali kota, rumah dinas Sekretaris Daerah, juga akan diberikan untuk fungsi yang sama.

“Saya dan Bu Sekda sudah menyetujui rumah dinas kami dijadikan tempat istirahat para petugas medis yang khusus menangani pasien virus corona, jumlahnya ada 20 orang,” ungkap Wakil Wali Kota saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2020).

Sebab dikatakan Aaf, sapaan akrabnya, para petugas yang menangani pasien virus corona harus menjalani karantina sehingga tidak bisa pulang ke rumah masing-masing. “Kami sudah sediakan silakan nanti untuk teknisnya dari RSUD Bendan yang akan mengatur. Saat sudah siap silakan digunakan,” tambahnya.

Langkah itu diambil sebagai bentuk dukungan terhadap tenaga medis yang berjuang sebagai garda terdepan untuk penanganan virus corona di Kota Pekalongan. “Ini sebagai bentuk dukungan kami. Ini inisiatif saya dan Bu Sekda. Kami sudha iklas silakan jika dibutuhkan nanti langsung dapat digunakan,” katanya.

Aaf mengatakan sejauh ini tidak menggunakan rumah dinasnya untuk tempat tinggal namun hanya digunakan untuk kegiatan tertentu maupun untuk pertemuan yang terkait dengan tugasnya sebagai wakil wali kota. “Selama ini tidak digunakan untuk tempat tinggal. Saya tetap tinggal di rumah saya di kampung,” ungkap Aaf.

Sementara itu, Direktur RSUD Bendan, dr Junaidi Wibawa saat dikonfirmasi membenarkan bahwa sudah ada tawaran tersebut. Namun dia menyatakan, sejauh ini asrama milik RSUD Bendan masih mencukupi untuk tempat beristirahat para petugas medis yang saat ini bertugas menangani pasien virus corona.

“Alhamdulillah kesediaan runag asrama kami sudah mencukupi sementara untuk perawat yang tugas sekarang. Jadi untuk rumah dinas ditunda terlebih dahulu,” jelasnya.

Namun dia tak menutupi kemungkinan menggunakan rumah dinas sebagai tempat istirahat petugas medis jika semakin banyak pasien yang masuk ke RSUD Bendan. “Kalau pasien bertambah banyak nanti bisa digunakan,” tambah Junaidi.

Dia menjelaskan, RSUD Bendan sudah memiliki tim khusus untuk penanganan terhadap pasien virus corona. Diantaranya empat dokter spesialis yakni spesialis paru, spesialis penyakit dalam, spesialis patologi kllinik dan spesialis radiologi. Kemudian juga ada dokter umum, apoteker, perawat, analis laboratorium, radiografer, sterilisator, administrasi, satpam, cleaning servis hingga sopir ambulans dan petugas pemulasaraan jenazah.(nul)