Pamit Cari Rumput, Warga Petung Ditemukan Tewas

by

*) Diduga Terjatuh ke Jurang

JURANG – Seorang warga Desa Yosorejo Kecamatan Petungkriyono ditemukan tak bernyawa usai jatuh ke jurang saat mencari rumput.

PETUNGKRIYONO – Naas menimpa Dasman (58) warga Dukuh Garung Desa Yosorejo Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan, Rabu (1/4/2020). Pasalnya, korban harus meregang nyawa usai pamitan mencari rumput namun ditemukan tak bernyawa di saluran air. Adapun sebelum ditemukan, peristiwa itu sempat menggemparkan warga sekitar.

Data dihimpun kejadian bermula ketika korban berpamitan untuk pergi ke hutan sekira pukul 10.00 wib. Korban pergi dari rumah dengan berbekal sabit menuju hutan dengan jalan terdapat kurang cukup curam.

Namun seperti biasa korban pulang sebelum pukul 13.00 wib, akan tetapi hingga sore hari korban belum juga pulang membawa rumput untuk pakan ternak. Adanya kejadian itu pihak keluarga curiga dan akhirnya menyusul ke tempat yang biasanya korban mencari rumput.

Saat dicari ternyata korban ditemukan dalam kondisi tertimpa rumput di saluran air dan setelah dicek sudah tak bernyawa. Keluarga akhirnya bersama warga sekitar membawa korban ke rumah dan menerima kejadian itu musibah.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP Akrom ketika dikonfirmasi membenarkan. Menurutnya, korban bernama Dasman (58) warga Dukuh garung Desa Yosorejo Kecamatan Petungkriono Kabupaten Pekalongan.

“Sebelumnya korban sekira pukul 10.00 Wib diketahui pergi untuk mencari rumput seperti biasa, karena pukul 13.30 wib korban belum pulang maka pihak keluarga meminta tolong tetangganya untuk menyusul di tempat biasa mencari rumput, ” katanya.

Setelah sampai di TKP, tetangga korban menemukan Korban sudah meninggal dunia dengan posisi kepala berada di saluran air dan tertutup rumput yang dibawa korban.

“Saat itu juga korban langsung dibawa kerumahnya yang berjarak kurang lebih 200 meter dari TKP. Dari hasil pemeriksaan luar oleh petugas Pukesmas Petungkriyono didapati luka memar pada bagian wajah, dan diduga korban jatuh dari tebing kemudian kepala atau wajah menghantam saluran air,” imbuhnya. (Yon)