Empat Hari, 720 Pemudik Tiba di Batang

by
PANTAU – Kepala Dishub Batang, Murdiono saat meninjau pergerakan warga saat di Stasiun Batang.

BATANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batang, telah melaksanakan pemantaun pergerakan orang yang menggunakan angkutan umum yang masuk ke wilayah Batang. Pemantauan ini salah satunya difokuskan dari kedatangan arah Jakarta. Dishub memantau ada sekitar 710 orang yang mudik dari Jakarta ke Batang melalui armada bus, dari kurun waktu tanggal 23-27 Maret kemarin.

Hal ini seperti disampaikan Kepala Dishub Batang, Murdiono, saat diwawancarai Radar Pekalongan, Jumat (27/3/2020). Pihaknya pun hingga Minggu depan masih akan memantau pergerakan orang, baik di stasiun ataupun terminal.

“Pemantauan pergerakan ini kami lakukan dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19 di wilayah Batang. Untuk pantaun seminggu terakhir menggunakan armada bus, sudah ada sekitar 710 orang yang mudik ke Batang. Sedangkan yang menggunakan transportasi kereta api dari awal Maret, ada sekitar 10 penumpang yang turun di Stasiun Batang,” tutur Murdiono.

Dijelaskan, untuk pergerakan penumpang yang masuk wilayah batang dari jakarta periode 23 s/d 27 maret 2020 sebanyak 710 orang dengan rincian Terminal Bawang sebanyak 420 orang, Terminal Limpung sebanyak 280 orang, Terminal Bandar sebanyak 10 orang. Sedangkan Terminal Reban, Batang, Tersono, Plelen dan Blado tidak ada penurunan penumpang.

Sedangkan jumlah penumpang kerata api yang turun di Stasiun Batang dari arah jakarta periode 01-27 maret 2020 sebanyak 10 orang.

Murdiono mengatakan jika turut terjadi penurunan penumpang selama maraknya Covid-19, baik di terminal maupun stasiun. Bahkan penumpang yang turun di Stasiun Batang turun drastis, dari semula 70 orang per hari hingga menjadi 20 orang per hari.

Murdiono menambahkan, untuk pencegahan dishub kab. Batang telah membuat surat edaran terkait antisipasi pencegahan serta kami telah menyediakan cuci tangan di setiap terminal dan masker untuk petugas dilapangan.

Upaya antisipasi lainnya juga dilakukan Dishub bersama dengan Satlantas Polres Batang. Rencananya kedua pihakberencana akan menyemprot cairan disenfektan di terminal dan Stasiun Batang, Senin depan.

“Untuk pencegahan PT KAI juga akan melakukan pengurangan jadwal kereta penumpang, yng akan efektif mulai tanggal 2 April. Tugas kami menjadi lebih berat karena kemungkinan ada eksodus penumpang menggunakan kendaraan sewa dan bus AKAP. Semoga nantinya semua bisa terpantau dengan baik,” tandasnya. (nov)