Bule Meninggal di Atas Motor di Bali, Ternyata Positif Corona

by
Tim medis RS Wangaya mengevakuasi jasad WN Prancis di Jalan Imam Bonjol beberapa hari lalu. Tim medis memastiikan korban meninggal karena corona (Istimewa/radarbali)

Warga negara asing (WNA) yang meninggal di atas motor di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Bali, pada 15 Maret lalu ternyata positif virus Corona atau Covid-19.

Kepastian dibenarkan oleh Kepala Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra pada Sabtu sore (21/3).

Sekda Provinsi Bali ini menyebutkan, awalnya hasil pemeriksaan medis terhadap bule tersebut mengarah pada sakit jantung.

Namun pihak rumah sakit juga melakukan prosedur penanganan Covid-19. Sampel swab dari bule tersebut diambil dan hasilnya positif Corona.

“Di rumah sakit mendapatkan penanganan, pemeriksaan awalnya dia sakit jantung. Namun demikian, dalam situasi ini, dokter juga melakukan penanganan Covid-19. Ternyata sampel yang diambil hasilnya positif,” jelas Dewa Indra.

Terhadap hasil itu, pihaknya kemudian melakukan penelusuran kontak terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan bule tersebut. Sehingga sampai dengan kemarin ada penambahan jumlah orang yang diduga kuat sempat berinteraksi dengan bule itu.

“Tentu ini akan berkembang terus (jumlahnya). Tim kami masih bekerja di lapangan. Karena (penelusuran kontak) tidak bisa diselesaikan dalam satu hari,” tegas Dewa Indra.

Terhadap kasus positif Covid-19 di Bali tersebut, sampai dengan Sabtu (21/3), ada penambahan 18 orang dalam pemantauan (ODP) yang diduga kuat sempat melakukan kontak atau interaksi dengan orang yang positif Covid-19 dari sebelumnya berjumlah 199 orang.

“Hari ini ada penambahan sebanyak 18 orang. Dengan demikian jumlah orang yang telah ditelusuri sebanyak 217 orang,” jelasnya.

Seluruh ODP tersebut diwajibkan melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing dan perkembangan kesehatannya akan tetap dipantau.

Terkait bule yang tewas di atas motor pada Minggu (15/3), saat ini jenazahnya masih berada dititipkan di rumah sakit.

Pihaknya tengah berkoordinasi dengan konsulat jenderal dari negara asal bule tersebut yang ada di Bali. Begitu juga dengan pihak keluarganya.

“Untuk mendapatkan kesepakatan tentang penanganan jenazahnya,” tandas Dewa Indra. (bx/hai/hai/baliexpress)