Libur Tetap Produktif, Guru Buat Hand Sanitizer

by

*SMPN 9 Batang

JAJAL – Guru SMPN 9 Batang memanfaatkan libur sekolah 14 hari untuk membuat hand sanitizer.

BATANG – Pemerintah Batang telah meliburkan seluruh pelajar Batang selama 14 hari untuk mencegah Covid-19. Meski begitu hal tersebut hanya berlaku untuk anak didik saja. Para guru, pegawai, dan kepala sekolah masih diharuskan berangkat untuk melaksanakan tugas administratif.

Selepas merampungkan tugas, para guru SMPN 9 Batang berusaha untuk tetap Produktif sembari menunggu jam pulang. Para guru mulai membuat hand sanitizer alami, Selasa (17/3/2020). Pembuatan hand sanitizer ini dikarenakan pihak sekolah saat ini kesesusahan mencari hand sanitizer. Karena di Batang stoknya langka dan bahkan kekurangan.

“Menyikapi langkanya hand sanitizer di Batang kami jadi punya ide untuk membuat hand sanitizer sendiri. Terlebih karena saat ini murid-murid sedang belajar di rumah, dan guru-guru di sekolah sudah menyelesaikan tugasnya, maka di sisa waktu ini kami berusaha untuk tetap produktif dengan membuat hand sanitizer,” jelas Kepala SMPN 9 Batang, Drs Casyanto.

Ditambahkan, Produksi ini masih dilakukan dalam skala kecil. Lantaran nantinya hand sanitizer ini akan digunakan di kalangan sendiri. Hal ini dilakukan sekolah sebagai upaya untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di wilayah SMPN 9 Batang.

Hand Sanitizer yang dibuat sendiri terdiri dari beberapa bahan. Bahan utamnay Bahannya alkohol dengan kadar 96 persen, lidah buaya dan jeruk nipis.

“Alhamdulillah meskipun belum maksimal insya Allah sudah bisa digunakan. Hanya saja karena pembuatannya secara manual maka hanya bisa bertahan sekitar 3 hari saja. Besok kami akan berencana untuk mencoba dan mengembangkannya lagi,” harapnya. (nov)