Features

Liburan Akhir Tahun yang Dekat dan Menyenangkan

Curug Sibiting

CURUG – Curug Sibiting Desa Kembanglangit, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang.
LAILATUL MAFIYAH

Menengok Wisata Alam Curug Sibiting Kembanglangit

Curug yang tingginya sekitar 20 meter ini, mengalir deras air jernih. Di sekitarnya suasana alam masih asri, pepohonan tumbuh menjulang tinggi. Seperti apa? LAILATUL MAFIYAH, BATANG

Perjalanan wisata ke Curug Sibiting, Desa Kembanglangit, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang dari Pekalongan memerlukan waktu tempuh satu setengah jam dengan menggunakan sepeda motor.

Jalan dari arah Kota Pekalongan ada dua pilihan untuk ke arah Wonotunggal. Jika melewati Warungasem jalannya rusak, berbeda dengan melewati Batang Kota. Perjalanan dari Wonotunggal menuju ke Blado ini jalannya sudah bagus.

Kawasan Wisata Kembanglangit ini menyuguhkan pemandangan alam yang segar. Hutan yang sangat asri menghadirkan air terjun yang jernih yaitu Curug Biting. Ketika di sana pasti akan segera bergegas melepas alas kaki dan menyebarkan diri di bawah air terjun.

“Untuk masuk ke Curug Biting pengunjung hanya membayar Rp9.000. Jarak dari tempat parkir menuju ke curug hanya 200 Meter. Medan yang dilalui juga aman,” terang Ketua Pengelola Wisata Kembanglangit, Darnoto kepada Radar Pekalongan.

Dikatakan, Curug Sibiting masih alami, daerahnya dijaga tetap asri. Di kawasan curug ini tidak ada penjual makanan. “Para pengunjung bisa membawa makanan dari luar, tetapi untuk sampah harap dibuang di tempat sampah,” tuturnya.

Wisata Kembanglangit baru satu tahun ini diresmikan, berbagai pemandangan alam dari atas bukit disuguhkan kepada pengunjung.

“Pengunjung juga bisa menikmati pemandangan dari rumah pohon tingkat dan gardu pandang,” ungkapnya.

Bagi yang suka selfi bisa berfoto di replika kupu-kupu dan terowongan warna-warni. (*)

Penulis: Lailatul Mafiyah & Redaktur: Dalal Muslimin

Facebook Comments