Radar Batang

Kemenpora Berburu Bibit Atlet Hingga Pelosok Desa

Trofi Kompetisi

SERAHKAN TROFI – Asisten Deputi Pengelolaan olahraga Pendidikan Deputi Bidang Pembudayaan Olah Raga Alman Budi menyerahkan secara simbolis trofi kompetisi ajang olahraga kepada Wakil Bupati Suyono, Jum’at (9/11).
M DHIA THUFAIL

BATANG – Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi kembali menggelorakan semangat berolahraga melalui program unggulan berupa Gala Desa di seluruh penjuru nusantara.

Seperti terlihat Jum’at (9/11) kemarin, Asisten Deputi Pengelolaan olahraga Pendidikan Deputi Bidang Pembudayaan Olah Raga, Alman Budi, membuka secara langsung kegiatan Gala Desa di Lapangan Dracik Kampus, Batang.

Alman mengatakan, Gala Desa merupakan salah satu program Ayo Olahraga dari Kemenpora. Selain Gowes Pesona Nusantara dan Liga Sepak Bola Pelajar, program itu sengaja dirancang untuk menambah kebugaran, kesehatan, dan pemersatu masyarakat Indonesia.

“Tujuan utama Gala Desa yakni mencari dan menjaring bibit-bibit atlet unggul di desa. Karena Kemenpora kini mulai membangun kembali fondasi untuk pembentukan atlet sekaligus Tim Nasional Indonesia usia muda,” terangnya.

Hal itu, kata dia, dimulai dengan membangkitkan kembali program Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) dan Pusat Pendidikan dan Latihan Mahasiswa (PPLM). “Jika ditemukan bibit, kami akan latih di PPLP atau PPLM. Bahkan kami akan sekolahkan di SKO (Sekolah Khusus Olahraga), hasil kerjasama dengan Kemenpora-Kemendikbud,” paparnya.

Menurutnya, program Gala Desa merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pembinaan olahraga dan pelaksanaan pembangunan olah raga seutuhnya bagi pemuda desa.

Disampaikan juga bahwa hingga menjelang akhir tahun 2018, sudah ada 300 kabupaten/kota di Indonesia yang telah melaksanakan program Gala Desa ini. Namun, kata Alman, jumlah tersebut terbilang masih sedikit atau masih sebagian dari kabupaten/kota di Indonesia yang melaksanakannya.

Oleh karena itu, pihaknya menarget pada tahun 2020 semua kabupaten/kota di Indonesia bisa melaksakan program Gala Desa. “Saya imbau kepada guru – guru olah raga agar bisa menindaklanjuti anak didiknya yang berpotensi dan memiliki bakat di bidang olahraga,” pintanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Batang, Suyono mengatakan, pemuda merupakan aset terbesar bangsa, oleh karena itu harus ada pembinaan dan pendampingan melalui olahraga. “Olahraga berdampak sangat baik, karena tidak hanya badan yang sehat tapi juga mental dan spiritualnya akan baik pula,” katanya.

Olahraga disebut Suyono akan membentuk karakter yang tertata dan menjadikan orang bermartabat. “Lakukan olahraga setiap hari, karena olahraga dapat mengurangi dan menjauhi Narkoba, karena narkoba merupakan musuh besar kita bersama,” kata Suyono.

Dalam Gala Desa tersebut juga digelar ajang kompetisi olah raga yang akan di langsungkan pada tanggal 9-11 November 2018. Adapaun olah raga meliputi Bulutangkis, Atletik, Tenis Meja dan Bola voli. (fel)

Facebook Comments