Radar Batang

Gali Potensi Keunggulan Batang, Gandeng Kemenristek Dikti dan Unnes

Gali Potensi Keunggulan Batang, Gandeng Kemenristek Dikti dan Unes

PAPARAN – Anggota Komisi VII DPR RI Jateng X, Bung Ramson saat paparan dalam diseminasi produk teknologi prototipe Bagi Masyarakat di Kabupaten Batang.
TRIYONO

BATANG – Untuk menggali potensi unggulan Kabupaten Batang, anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra, Jateng X, Bung Ramson menggandeng Kementrian Riset Dikti dan Universitas Semarang (Unes). Kegiatan gali potensi melalui diseminasi produk teknologi prototipe bagi masyarakat di Kabupaten Batang diikuti dua ratusan masyarakat yang digelar di Aula Hotel Dewi Ratih Batang, Kamis (8/11).

Melalui diseminasi produk teknologi, masyarakat dapat menggali potensi di Kabupaten Batang. Dengan begitu, masyarakat akan mendapatkan hasil tambahan untuk menjadi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Potensi yang dikenalkan dalam kesempatan itu hasil dari olahan tanaman singkong, jahe hitam.

Di sela kegiatan, anggota Komisi VII DPR RI Jateng X, Fraksi Gerindra, Bung Ramson menyatakan bahwa program kerjasama dirinya sebagai anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Dapil X dengan Kemenristek Dikti dan juga Unes. Tujuanya untuk memberikan pengetahuan teknologi praktis terhadap teman dan masyarakat seperjuangan serta tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Batang.

“Jadi supaya keunggulan teknologi daerah yang dimiliki atau yang sudah lama dimiliki masyarakat Kabupaten Batang dapat dikembangkan. Karena ada begitu banyak contoh produk unggulan di Kabupaten Batang yang perlu di match dengan teknologi,” terang wakil Rakyat yang gemar blusukan ke desa-desa itu.

Adapun kerjasama ini, lanjut dia, akan direalisasikan dari tahap ke tahap dengan program yang bisa didukung melalui anggaran. Akan tetapi ini akan lebih baik lagi kalau secara bertahap sudah berjalan.

“InsyaAllah di pemerintahan selanjutnya potensi ini dapat dikembangkan untuk lebih maju lagi. Sehingga masyarakat bisa menikmati nilai lebih untum menambah penghasilan, dengan begitu masyarakat akan lebih sejahtera,” imbuh anggota DPR RI Jateng X, meliputi Kabupaten/ Kota Pekalongan, Batang dan Pemalang.

Perwakilan dari Universitas Semarang, Eka Yuliastuti menyampaikan kegiatan ini sebagai upaya untuk memberikan teknologi yang dihasilkan oleh para dosen akademis kepada masyarakat. Jadi barang-barang teknologi itu tidak hanya sekadar jadi prototype di dalam kampus, tetapi bisa dimanfaatkan langsung oleh masyarakat yang dapat memberikan sumbangsih pada peningkatan pendapatan.

“Kami dari Unnes akan melakukan pendampingan dari pra produksi hingga sampai pemasaran pemasaran. Termasuk juga pemasaran bagaimana produk yang dipasarkan itu sesuai dengan kelayakan pasar, mulai dari uji mutu kualitas maupun dari legalisasi mutu produk. Ini tugas kami dari akademisi dari perguruan tinggi yang kemudian turun tangan langsung ke lapangan untuk jemput bola kepada masyarakat,” katanya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Batang, Nurcahyaningsih, menyatakan bahwa sebetulnya yang dibutuhkan pendampingan dan terbentuk dengan modal.

“Selain pendampingan produk untuk pemasaran ada pendampingan modal. Oleh karena itu kami minta dari partai Gerindra untuk tempat tersendiri bagaimana untuk UMKM ada pendampingan,” ungkapnya.

Sementara salah seorang peserta dari Desa Kalisalak, Kecamatan/ Kabupaten Batang, Toto mengaku dengan adanya kegiatan ini cukup mendukung untuk mengetahui sekaligus mengembangkan potensi yang ada di wilayah Kabupaten Batang.

“Pengembangan potensi memang perlu, begitupula untuk pendampingan. Oleh karena itu kami ucapnya banyak terimakasih pada Bung Ramson yang menginisiasi kegiatan ini, dengan begitu UKM lebih maju,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu juga dihadiri oleh Perwakilan dari Kemenristek Dikti, Pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Pekalongan dan Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra.(yon)

PENULIS: TRIYONO

Facebook Comments