Radar Batang

Duh, Puskesmas di Batang Belum Terakreditasi Paripurna

Duh, Puskesmas di Batang Belum Terakreditasi Paripurna

FOTO BERSAMA – Bupati Wihaji didampingi Kepala Dinkes Batang berfoto bersama tim akreditasi saat kegiatan akreditasi di Puskesmas Warungasem, Kamis (8/11).
NOVIA ROCHMAWATI

WARUNGASEM – Dari 21 Puskesmas yang ada di Kabupaten Batang, hingga kini belum ada satupun yang terakreditasi paripurna. Saat ini hanya ada sekitar tiga puskesmas yang sudah meraih akreditasi utama, sementara lainnya meraih akreditasi madya dan dasar, serta dua puskesmas belum terakreditasi.

Hal itu seperti disampaikan Kepala Dinkes Batang, dr Hidayah Basbeth, saat mengikuti visitasi akreditasi Puskesmas Warungasem, Kamis (8/11). Basbeth menerangkan, setelah Puskesmas Warungasem, akan disusul segera oleh Puskesmas Blado 2. Sehingga untuk tahun ini akan menyisakan Puskesmas Gringsing 1 yang belum melaksanakan akreditasi.

“Akreditasi Puskesmas terdiri dari empat tingkatan, yakni dasar, madya, utama, dan paripurna. Dan di Batang sendiri baru 19 Puskesmas, termasuk Puskesmas Warungasem ini yang melakukan akreditasi. Satu lagi untuk Puskesmas Blado 2 akan dilakukan minggu depan. Dan untuk Puskesmas Gringsing 1 akan dilakukan tahun depan,” terang Basbeth.

Harapannya, lanjut dia, di tahun 2019 nanti semua Puskesmas sudah terakreditasi. Sementara bagi yang sudah terakreditasi diharap bisa meningkatkan jenjang akreditasinya, sehingga dapat menjadi tolak ukur kualitas dari Puskesmas dalam melayani masyarakat.

“Sebenarnya pelayanan di Puskesmas sudah sesuai standar dan sudah maksimal. Hanya saja mungkin beberapa ada yang masih berantakan terkait administrasinya, sehingga memang agak menghambat Puskesmas untuk akreditasi. Kami harap minimal tahun depan banyak puskesmas yang akreditasinya meningkat,” harap Basbeth.

Bupati Wihaji yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, akreditasi FKTP sudah ke 19 dari 21 Puskesmas yang ada di Kabupaten Batang. Ia berharap pelayanan yang dinilai saat akreditasi tersebut adalah pelayanan yang memang tiap hari dilakukan, sehingga memang sehari-harinya puskesmas telah melakukan pelayanan yang optimal sesuai dengan standar.

“Akreditasi menjadi wajib bagi Puskesmas di Batang, karena Pemkab wajib memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Batang,” Kata Wihaji.

Bupatipun meminta puskesmas untuk memberikan data yang sejujur -jujurnya. Oleh karena tim surveyor sudah tahu sebenarnya, sehingga tidak usah melakukan pembohongan dalam memberikan pelayanan maupun administrasi manajemen saat di survei.(nov)

PENULIS: NOVIA ROCHMAWATI

Facebook Comments