Radar Kajen

Tim Labfor Diterjunkan untuk Selidiki Kebakaran Pasar Wiradesa

Puslabfor

PENGAMATAN – Tim Labfor Polda Jateng didampingi anggota Polsek Wiradesa dan Polres Pekalongan saat melakukan pengamatan untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran Pasar Wiradesa.
TRIYONO

WIRADESA – Tim dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah, Kamis (8/11), melakukan penyelidikan di lokasi Kebakaran Pasar Wiradesa. Di bekas kebakaran pasar, tim mengamankan sejumlah barang bukti untuk identifikasi.

Pantauan Radar, Tim Labfor Polda Jateng dipimpin oleh AKBP Teguh Prihmono tersebut memasuki bangunan Pasar Wiradesa sekira pukul 10.00 wib. Tim terdiri dari empat personil menuju lokasi bekas kebakaran didampingi Kapolsek Wiradesa AKP Yorisa Prabowo, Kanit Reskrim dan Tim Identifikasi Polres Pekalongan langsung mengamati tempat kejadian.

Anggota juga melakukan pemeriksaan sejumlah saksi mata dan juga mengamankan barang bukti diantaranya kabel dari sisa kebakaran.

Kapolsek Wiradesa AKP Yorisa Prabowo ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa sekira pukul 10.00 wib pihaknya menerima kedatangan Tim Identifikasi dari Labfor Semarang sebanyak 4 personil yang dipimpin oleh AKBP Teguh.

“Di TKP Pasar Wiradesa Tim mengumpulkan barang bukti, identifikasi dan memintai keterangan saksi yang ada di lapangan,” katanya.

Pemeriksaan berlangsung hingga pukul 14.10 wib. Tim Labfor juga mengamankan barang bukti di lapangan hasil identifikasi dan olah TKP. Barang bukti tersebut dibawa ke Semarang untuk didalami dan hasilnya akan dikirimkan menyusul.

“Untuk dugaan sementara kebakaran diakibatkan korsleting arus listrik hingga menimbulkan percikan api dan membesar. Akibat peristiwa tersebut kerugian material ditaksir mencapai Rp 7 miliar,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Pasar Wiradesa Kabupaten Pekalongan, Rabu (7/11) dini hari, hangus terbakar. Sejumlah kios dan los milik pedagang hangus terbakar. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kebakaran mengakibat kerugian sekitar Rp1miliar lebih.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, kebakaran terjadi sejak pukul 02.00 dini hari. Diduga, kebakaran berasal dari tabung gas yang meledak di sebuah warung yang berada di sisi tengah pasar eks terminal tersebut. Api dengan cepat merambat ke toko dan los di pasar.

Warga yang mengetahui kebakaran langsung berhamburan ke pasar yang berada di Selatan Jalan Pantura. Mereka bahu membahu mencoba untuk menghambat kebakaran dengan menyiram air. Namun, api tak juga bisa dipadamkan. Polisi yang mengetahui kebakaran langsung mengundang pasukan pemadam kebakaran. (yon)

Facebook Comments