Radar Kajen

Setelah Kedungwuni, Wiradesa, Giliran Penjual Togel di Sragi Ditangkap

Peredaran judi totol gelap (togel) di Kabupaten Pekalongan tetap marak meski bos besar togel sudah ditangkap oleh Mabes Polri. Seperti apa? Triyono, Sragi

Setelah Kedungwuni, Wiradesa, Giliran Penjual Togel di Sragi Ditangkap

DIPERIKSA – Tersangka penjual judi togel tengah menjalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Sragi, Selasa (6/11).
TRIYONO

INI salah satu bukti judi togel marak di Kabupaten Pekalongan. Di beberapa tempat polisi meringkus penjual Togel. Sebelumnya jaringan judi togel ditangkap di Kedungwuni dan Wiradesa. Kali ini pelaku yang diringkus Caryadi alias Cubluk (45) warga Dukuh Babadan Tengah Desa Bulaksari Kecamatan Sragi, Selasa (6/11). Tersangka diamankan bersama sejumlah barang bukti ke Polsek Sragi.

Data dihimpun, penangkapan penjual judi oleh Polsek Sragi berkat informasi masyarakat. Masyarakat melaporkan ada penjual togel di warung jajan Dukuh Babadan Tengah Desa Bulaksari Kecamatan Sragi. Berbekal informasi itu, petugas melakukan penyelidikan. Setelah melakukan penyelidikan dipastikan memang ada perjudian Jenis Togel di warung tersebut.

Petugas pun melakukan penggerebakan seorang yang diduga pengecer Togel. Saat ditangkap, tersangka sedang menunggu pelanggan yang akan membeli nomor togel. Pelaku pun tak berkutik ditangkap karena polisi menemukan barang bukti judi togel.

Selanjutnya pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polsek Sragi.

Kasubbag Humas Iptu Akrom menegaskan, tersangka diamankan bersama barang bukti uang tunai Rp.30.000, handphone Nokia warna Hitam dan buku Tulis merk Bigbos yang berisi angka rekapan taruhan

“Selain itu juga diamankan 20 lembar potongan kertas putih bergaris dengan ukuran kurang lebih 3x3Centimeter, 10 lembar potongan kertas putih bergaris dengan ukuran kurang lebih 3×10 Centimeter. Dua buah Spidol warna hitam, Kalkulator Merk ‘Kawachi” warna Hitam dan leretan kertas yang berisi pasangan angka nomor Togel,” terangnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya kini tersangka ditahan. Ia dijerat Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman 10 tahun penjara. (yon)

Penulis: Triyono

Facebook Comments