Radar Kendal

Miris, Korban Kebakaran Sudah Sebulan Menumpang di Tetangga

AKHMAD TAUFIK
KEBAKARAN – Salah satu rumah korban kebakaran di Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu.

KENDAL – Paska bencana kebakaran yang terjadi di Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu satu bulan yang lalu, korban mengeluhkan kurangnya perhatian khusus dari pemerintah setempat ataupun dinas terkait.

Terlebih, Paska kebakaran itu, warga terdampak sampai sekarang mengaku masih menumpang di tetangga sebelah untuk berteduh. Mereka menilai pemerintah setempat lambat dalam memperhatikan warganya yang terkena musibah kebakaran.

Seperti dikeluhkan Suwarni, salah satu Warga Desa Nolokerto yang rumahnya terbakar. Dia menuturkan, sejauh ini sudah satu bulan sejak terbakarnya rumah, namun belum juga ada kejelasan dari pemerintah setempat dan pihak terkai karena sampai sekarang ia belum mendapatkan kabar kapan akan dibangunkan rumah atau diberikan bantuan untuk membangun lagi rumahnya.

“Agar saya tidak lagi merepotkan tetangga sebelah yang kesehariannya saya selalu makan, mandi, dan tidur di tetangga saya,”ujarnya, kemarin.

Suwarni berharap segera mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah dan juga pihak terkait dengan adanya keluhannya. Agar tidak lagi menumpang di rumah tetangga dan segera mendapatkan rumah tinggal yang layak untuk ditempati kembali.

Menanggapi hal tersebut, Camat Kaliwungu, Dwi Cahyono Suryo mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait dengan adanya bencana kebakaran tersebut. “kamipun juga sudah memberikan bantuan kepada korban,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Kecamatan juga sudah berkoordinasi dengan salah satu perusahaan swasta untuk mengeluarkan CSR nya guna membantu korban. Namun untuk pengajuan dan prosesnyapun juga harus sesuai aturan dan sesuai SOP perusahaan, jadi tidak sembarangan. Belum lagi pengajuanya harus mendapatkan persetujuan dari pusat.

“Saya berharap untuk warga yang rumahnya terkena bencana paska kebakaran kemarin di Desa Nolokerto untuk bersabar. Semua sedang dalam dalam proses pengajuan dan kami sudah mengupayakan semampu kami. Harapan kami, korban bisa dibangunkan lagi rumahnya,” pungkas Dwi.(fik)

Facebook Comments