Radar Kajen

Bupati Upaya Percepatan Pasar Darurat untuk Pedagang

M Hadian
LOKASI – Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat meninjau lokasi kebakaran di Pasar Wiradesa pagi kemarin.

WIRADESA – Pasca kebakaran yang melanda Pasar Wiradesa, pagi kemarin, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi langsung meninjau lokasi. Dalam tinjauan tersebut, bupati menyatakan bakal segera melakukan upaya pembangunan pasar darurat untuk menampung para pedagang.

Asip menegaskan, pemerintah segera mengambil alih untuk menentukan langkah-langkah agar pedagang tetap bisa mencari nafkah di pasar. Salah satunya dengan menentukan lokus pasar darurat.

“Hari ini kita rancang perencanaan. Kita kumpulkan pedagang untuk memberikan masukan, kira-kira pasar darurat itu baiknya seperti apa? Dan di sini ada 440 kios dan los. 18 kios, dan sisanya adalah los,” ujar Asip, kemarin.

Bupati menyatakan, lokasi yang bakal dibangun pasar darurat sudah ada. Skema pendanaannya juga sudah kita rencanakan. “Pasar darurat ini segera kita bangun. Syukur-syukur Minggu ini sudah kita mulai peletakkan batu pertama, sebab lahannya sudah ada,” ungkapnya.

Setelah tinjauan ini, akan ada tim yang bakal memetakan mana lokasi kios dan mana los di pasar darurat. Sembari persipan pembangunan pasar lama Wiradesa, dimana engineering design-nya sudah siap. “Tinggal nanti kita kembangkan seperti apa,” tandasnya.

Hal senada diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hj Hindun. Kata dia, Pemda akan cepat menyikapi keresahan para pedagang pasca kebakaran pasar. Pihaknya mendorong, agar Pemkab Pekalongan segera membangun pasar darurat.

“Kita harap, pembangunan bisa segera dilakukan. Pakai saja anggaran darurat. Dananya ada kok,” kata Hindun yang juga melakukan tinjauan lokasi kebakaran, bersama rombongan dewan lainnya, kemarin.

Politikus PKB ini juga mengapresiasi kinerja aparat bersama tim pemadam kebakaran dan relawan yang sigap menjinakkan api, sehingga tidak menjalar ke ruko lain. “Saya apresiasi kerja keras tim pemadam kebakaran dan pihak terkait yang turut membantu menjinakkan api. Sehingga, api yang membakar kawasan kompleks ekster Pasar Wiradesa, tidak menjalar ke lokasi lain,” ujar Hindun.

Sementara Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan, Bambang Sujatmiko, mengungkapkan, kebakaran pasar Wiradesa terjadi Rabu dini hari, tepatnya pukul 2.00 WIB. Sampai siang kemarin, belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran.

“Tim pemadam kebakaran dibantu anggota Kodim Pekalongan, kepolisian, Dinsos, Dinperindag, relawan-relawan kemanusiaan dan masyarakat setempat, bersama-sama memadamkan api di lokasi,” terang Bambang.

Setidaknya ada enam unit armada pemadam kebakaran dikerahkan. Tim damkar dari Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang, bersama terjun ke lokasi.
“Alhamdulillah, pukul 5.30 WIB, api berhasil dipadamkan,” pungkasnya. (yan)

Facebook Comments