Metro Pekalongan

Parah, Mahasiswa Kok Edarkan Ratusan Butir Heximer

Parah, Mahasiswa Kok Edarkan Ratusan Butir Heximer

DIAMANKAN – Seorang pemuda diamankan Sat Narkoba Polres Pekalongan Kota karena diduga mengedarkan obat keras jenis hexymer tanpa dilengkapi izin edar, kemarin.
DOKxi

KOTA PEKALONGAN – Seorang mahasiswa, MA (18), warga Desa Tangkil Tengah, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Pekalongan Kota karena diduga mengedarkan obat keras golongan G jenis Hexymer tanpa izin edar resmi, Senin (5/11) malam.

Pemuda yang juga masih berstatus sebagai mahasiswa itu diamankan di sekitar Jalan Kurinci, Kelurahan Bendan Kergon, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan. Dari tangannya disita berikut barang bukti 117 butir pil hexymer yang dikemas ke dalam 36 paket, yang mana paket pil hexymer dibungkus kertas warna merah dan dimasukkan ke dalam bungkus rokok Gudang Garam Signature.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu, melalui Kasat Narkoba AKP Rohmat Ashari, menjelaskan, penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat bahwa di TKP diduga sering dijadikan tempat transaksi jual beli obat-obatan tanpa izin edar. Polisi pun melakukan penyamaran dan pengintaian, dan di lokasi tersebut didapati seorang pria yang dicurigai mengedarkan obat keras tersebut.

“Saat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka, petugas mendapati bahwa tersangka kedapatan memiliki 36 paket berisi masing-masing 3 butir atau sebanyak 117 butir hexymer terbungkus kertas warna merah bekas bungkus rokok gudang garam signature,” katanya.

Akibat perbuatannya, MAM akan dijerat dengan Pasal 196 dan atau pasal 197 UURI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, yaitu mengedarkan sediaan farmasi berupa obat tanpa keahlian dan tanpa izin edar. “Tersangka dan barang buktinya sudah kita amankan guna proses penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (way)

Penulis: Wahyu Hidayat

Facebook Comments