Radar Pendidikan

Ambil Nilai Positif Suporter

M Khotibul Umam
Ketua OSIS SMAN 2 Batang

BATANG – Menjadi ketua OSIS SMAN 2 Batang periode 2018-2019 menjadi amanat yang harus dijalankan sosok yang kerap disapa Umam ini. Anak pasangan Casrohmat dan Nur Barokah
ini berusaha menjalankan program kerja OSIS dengan baik, tanpa melupakan adanya ikatan dan suasana kekeluargaan di dalamnya. Salah satu prinsipnya adalah No Leader Just Together. Yang berarti bukan tidak ada pemimpin di sini tetapi di OSIS ini semua anggota dan pengurus mempunyai peran yang sama tanpa melihat jabatannya, jabatan di OSIS.

“Prinsip saya No Leader Just Together. Maksunyda bukan tidak ada pemimpin di sini tetapi di OSIS ini semua anggota dan pengurus mempunyai peran yang sama tanpa melihat jabatannya di OSIS. Khususnya saya sebagai ketua OSIS saya anggap secara pribadi hanya sebagai jabatan formal, penanggung jawab, dan penentu suatu kebijakan terhadap pelaksanaan proker. Namun selebihnya di dalam OSIS itu saya anggap mempunyai peran masing masing yang sama besarnya. Juga saya berharap dan mencoba agar di OSIS saya bisa tetap menjaga perilaku sopan santun sebagai cerminan sikap untuk ditiru siswa siswi SMA,” terang suporter Persibat Batang ini.

Menjadi suporter Persibat Batang membuatnya mengambil nilai-nilai positif dunia suporter dalam memimpin OSIS. Salah satu yang ditanamkannya yakni nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat pantang menyerah demi sebuah kebanggan. Oleh karenanya meski sudah menjadi ketua OSIS, terkadang Umam masih menjadi pimpinan suporter untuk mendukung tim-tim SMAN 2 Batang saat berlaga mewakili sekolah.

“Kalau menurut teman-teman saya sosok ketua OSIS (ketos) yang berbeda dari yang lain. Dimana baru kali ini ketos yang menjadi seorang supporter baik tim bola Batang (Persibat) juga tim sekolahan. Contohnya dimana beberapa momen tim basket SMAN 2 bertanding pasti ada saya yang memimpin (capo) suporter untuk bernyanyi (ngecahant).
Walaupun saya sebagai ketos tapi saya tidak meninggalkan dunia suporter. Karena dari sinilah saya diajarkan kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat pantang menyerah demi sebuah kebanggan. Dan saya terapkan juga nilai-nilai ini dalam kepemimpinan OSIS tahun saya,” terangnya yang juga menjadi Duta Genre SMAN 2 Batang ini.

Menurut finalis jejak tradisi tingkat regional mewakili batang dan Jateng ini OSIS harus lebih bekerja sama dengan organisasi lain yang ada di sekolah. Seperti dengan cinematography, jurnalistik dan organisasi lainya yang akan dipublikasikan melalui media yang ada (smanda tv).
Dari sinilah harapanya akan menciptakan kerja sama dan hubungan yang baik antara OSIS dan organisasi sekolah, sembari meneruskan proker-proker yang sudah ada. Seperti Sumpah Pemuda Cup, peringatan kemerdekaan, HUT SMAN 2 Batang dan lainnya.

“Jadi selain mensukseskan program kerja internal OSIS, kita juga harus merangkul organisasi lainnya yang ada di sekolah. Karena tujuan kita adalah bersama untuk memajukan sekolah. Kami berharap dapat memanfaatkan media yang ada sebagai wadah untuk mengapresiasi siswa siswi berprestasi dan mempublikasikan segala sesuatu kegiatan positif di SMAN 2 Batang ke masyarakat,” tandasnya. (nov)

Facebook Comments