Metro Pekalongan

Sabar, Walikota Belum Tentukan Angka UMK

Moch Saelany Machfudz

KOTA PEKALONGAN – Walikota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz mengaku belum memutuskan besaran angka UMK tahun 2019 yang akan dikirim ke Gubernur.

Walikota menyatakan sudah menerima hasil rapat Dewan Pengupahan, yang masih memunculkan dua angka berbeda. Namun akan mengkajinya terlebih dulu bersama pihak terkait.
“Masih di meja saya (usulan angka UMK), nanti saya diskusikan kembali ke pihak yang terkait. Baik itu dari Apindo maupun dari serikat pekerja. Semoga ada titik terang, karena angka yang muncul yakni dari serikat pekerja maupun dari Apindo dan pemerintah, selisihnya tidak begitu jauh,” ucap Walikota.

Dia menargetkan, dalam minggu ini angka UMK sudah ditetapkan dan dikirim ke Gubernur. “Satu dua hari kedepan akan kami tetapkan berapa angka UMK yang akan kami usulkan ke Gubernur,” katanya.

Walikota juga kembali mengundang pihak-pihak dalam Dewan Pengupahan bersama instansi terkait untuk membahas masalah UMK hari ini (Rabu, 7/11).

Sebelumnya, dalam rapat Dewan Pengupahan yang terakhir tidak disepakati satu angka untuk diajukan ke Walikota. Dewan Pengupahan kemudian mengirimkan angka-angka usulan yang muncul kepada Walikota untuk dipertimbangkan menjadi angka yang akan diusulkan ke Gubernur.

Angka yang muncul dalam rapat Dewan Pengupahan terakhir yakni Rp2.374.353 yang diusulkan oleh SPN dan Rp1.906.922 yang diusulkan dari unsur pemerintah, unsur akademisi dan Apindo. (nul)

Facebook Comments