Metro Pekalongan

Walikota Minta DLH Bentuk Petugas Pengawas Sungai

Moch Saelany MachfudzWaliKota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz menginstruksikan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera membentuk pengawas sungai untuk menjaga dan melakukan pengawasan sungai.

Menurutnya, hingga saat ini masih ada masalah sungai yang muncul karena kurangnya kesadaran masing-masing, seperti membuang sampah sembarangan di sungai. “Saya mengamati di sekitar Sungai Jlamprang, masih ada warga yang melempar sampah ke sungai,” kata Walikota.

Dikatakan Walikota, DLH harus menyiapkan dua perahu untuk tim pengawas yang setiap hari menyisir sungai dan membersihkan kotoran di sekitar sungai. “Ini perintah. Harus dilakukan. Kalau perlu kanan kiri ada dua perahu. Kalau tidak punya anggaran silahkan minta Bu Sekda. Jaga sungai, kalau ada orang lempar sampah, foto. Laporkan,” perintah Walikota.

Lebih lanjut Walikota menjelaskan apabila penyisiran sungai dilakukan setiap hari, maka dalam waktu satu bulan sungai akan tampak lebih bersih. “Terlebih, Krapyak ini menjadi prioritas penuntasan kota kumuh. Di Jawa Tengah hanya ada dua yang ditunjuk, Pekalongan dan Semarang. Kita harus membanggakan dan jadi contoh,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DLH Purwanti mengatakan pihaknya selama ini sudah menurunkan tim pengawas sungai namun belum bisa bekerja menyisir sungai seperti instruksi Walikota. “Sudah dua bulan saya turunkan tim namun karena kondisi sungai kita masih sakit, penuh dengan sampah maka yang dikerjakan petugas adalah memunguti sampah. Baru kalau sudah dalam kondisi normal bisa kita lakukan instruksi Pak Wali”, jelasnya.

Purwanti menambahkan selama ini dua tim petugas pengawas sungai sudah diturunkan bertugas di sepanjang Sungai Loji, tetapi masih belum maksimal karena kondisi sungai yang terlalu kotor. “Bahkan, kami sampai menambah 14 personil dan membayarnya agar bisa membantu memunguti sampah,” tandasnya. (nul)

Penulis: M Ainul Atho

Facebook Comments