Radar Pendidikan

Waspada Hoax Penculikan Anak

TK Muslimat NU Gondang

MENGIKUTI – Orang tua siswa TK Muslimat NU Gondang mengikuti kegiatan parenting di sekolah, Minggu (4/11).
FAKHRUN NISA

WONOPRINGGO – Dalam kegiatan parenting TK Muslimat NU Gondang yang dilaksanakan pada Minggu (4/11), orang tua dan wali siswa diminta untuk selalu waspada terhadap isu hoax penculikan anak.

Hal tersebut penting disampaikan agar orang tua tidak terlalu resah terhadap berita hoax penculikan anak yang marak berkembang. Meski begitu, orang tua dihimbau untuk selalu menjaga dan melindungi anak. Peran tersebut juga menjadi tanggung jawab guru untuk menjaga dan melindungi anak ketika di sekolah.

Bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Teguh Prayetno, Kanit Bimas Polsek Wonopringgo. Kegiatan parenting yang dilaksanakan di sekolah diikuti oleh wali siswa, pengurus yayasan, serta komite sekolah. Kepala TK Muslimat NU Gondang, Siti Aisyah menuturkan, kegiatan parenting merupakan upaya pendidikan yang dilaksanakan sebagai proses interaksi berkelanjutan antara orang tua dengan guru.

“Melalui parenting ini kami ingin menghimbau kepada orang tua untuk tidak tertipu dengan info hoax penculikan anak yang meresahkan masyarakat. Kegiatan ini juga mengingatkan proses interaksi antara orang tua dan anak yang harus dilakukan, meliputi memberi makan atau nourishing, memberi pentujuk atau gulding, dan melindungi atau protecting,” ujar Aisyah, sapaan akrabnya.

Menurut Aisyah, kegiatan parenting penting untuk dilaksanakan agar komunikasi antara orang tua dengan guru dapat terjalin dengan baik. Di samping menjadi sarana sosialisasi program sekolah, kegiatan parenting juga bertujuan untuk mengajak orang tua untuk bersama-sama memberikan yang terbaik bagi anak.

“Keluarga sebagai unit sosial terkecil di masyarakat yang terbentuk atas dasar komitmen untuk mewujudkan fungsi keluarga khususnya fungsi sosial dan fungsi pendidikan, harus benar-benar dioptimalkan sebagai mitra lembaga PAUD. Oleh karena itu program parenting menjadi wadah komunikasi antar orang tua, disamping untuk memberikan sosialisasi terhadap program-program yang diselenggarakan oleh lembaga PAUD,” imbuhnya.

Melalui program parenting, Aisyah berharap pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam merawat, mengasuh, dan mendidik anak di rumah dapat semakin meningkat. Program sekolah dan program rumah dapat diselaraskan sehingga pendidikan karakter yang dikembangkan di sekolah dapat ditindaklanjuti di lingkungan keluarga.

“Dengan program parenting ini akan terjadi keselarasan dan keterkaitan, kerjasama yang saling mendukung, dan saling menguatkan. Adanya kerjasama antara wali siswa dan pihak sekolah, komite dan yayasan dalam pendidikan dan perlindungan anak didik,” tandasnya. (run)

Facebook Comments