Radar Kendal

Tiga Tersangka Pengeroyokan Diamankan Polisi

Tiga Tersangka Pengeroyokan Diamankan Polisi

AMANKAN – Tiga tersangka terduga pelaku pengeroyokan hingga mengakibatkan korbanya meninggal dunia berhasil diamankan petugas unit reskrim Polsek Weleri.
DOK ISTIMEWA POLSEK WELERI

KENDAL – Hanya berselang tiga hari sejak terjadinya peristiwa pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,jajaran Unit Reskrim Polsek Weleri berhasil mengamankan para terduga pelakunya, Sabtu (3/11). Mereka diduga telah mengeroyok korban atas nama Ahmad Fauzi Muslih (39), warga Dukuh Sinom Rt08/Rw 02, Desa Karanganom, Kecamatan Weleri.

Ketiga tersangka pengeroyokan berjumlah 3 orang, yakni AW (25), warga Dukuh Kenayan Rt 013/Rw 03, Desa Karanganom, Kecamatan Weleri, dan MI (21) warga Dukuh Kenayan Rt 13/Rw 03, Desa Karanganom, Kecamatan Weleri, serta AS (23) warga Dukuh Santren Rt 03/Rw 04 Desa Pucuksari, Kecamatan Weleri.

Hal itu dibenarkan Kapolsek Weleri, AKP Abdullah Umar, Minggu (4/11). Kata dia, penangkapan tiga tersangka dilakukan pada Sabtu (3/11), sekira pukul 18.00 wib. “Mereka ditangkap karena yang dicurigai sebagai pelaku pengeroyokan yg mengakibatkan korban meninggal dunia. Petugas juga mengamankan barang buktinya,” katanya.

Kapolsek mengatakan, pengungkapan kasus itu berdasarkan pengembangan dari pelaporan bahwa telah terjadi tindak pidana pengeroyokan terhadap korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Peristiwa tindak pidana itu terjadi Kamis, 01 November 2018 sekira pukul 21.00 wib di Desa Karanganom, Kecamatan Weleri. “Pengeroyokan dilakukan oleh pelaku yg berjumlah lebih dari dua orang yang belum diketahui identitasnya,” ungkapnya.

Menurut keterangan saksi keluarga korban, lanjut Umar, bahwa pada Kamis 01 November 2018 sekira pukul 23.00 wib, korban pulang ke rumah dengan jalan kaki dan tubuhnya mengalami luka. Begitu juga pada pada bagian kepala belakang, tangan, dan kakinya. “Selanjutnya korban oleh keluarga dibawa ke RSI Weleri untuk berobat jalan selanjutnya korban diajak pulang ke rumah,” ujarnya.

Kemudian, pada Jumat, 2 Nopember 2018 sekira pukul 10.00 karena korban kondisinya tidak membaik dan mengalami muntah muntah, Kepala Desa Karanganom, Ahmad Tuju Triono, membawa korban ke RSI Weleri untuk rawat inap atau opname. Selanjutnya pada pukul 15.00 korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit, selanjutnya jenazah korban dibawa pulang ke rumah.

“Pelapor melaporkan kejadian tersebut di polsek Weleri. Kemudian anggota reskrim Polsek Weleri ke TKP dan mencatat saksi -saksi dan melakukan penyelidikan,” terang Kapolsek.

Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap tiga tersangka tersebut untuk mengungkap motof melakukan dugaan pengeroyokan. Akibat perbuatanya melakukan tindak pidana pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, tiga tersangka terancam pasal 170 ayat 2 ke 3 KUH Pidana. (nur)

Penulis: Nur Kholid MS

Facebook Comments