Radar Kajen

Judi Togel Masih Marak

Judi Togel Masih Marak

PEMERIKSAN – Tersangka, Mujiono (46) asal Desa Bondansari, Wiradesa tengah menjalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Wiradesa untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.
TRIYONO

**Polisi Tangkap Penjual Togel Pantura

WIRADESA – Meski gembong judi toto gelap (Togel) di Kabupaten Pekalongan KL sudah ditangkap oleh Mabes Polri, namun peredaran togel masih marak.

Terbukti, masih ada saja penjual togel dimana-mana. Bahkan sebelumnya, pengecer dan pengepul judi toto gelap (Togel) dibekuk Polsek Kedungwuni di tempat berbeda. Tersangka M Riza Firmansyah alias Radun (37) selaku pengecer dibekuk saat merekap togel di sebuah Poskamling di Desa Ambokembang Gg 7 Kecamatan Kedungwuni, Kamis (1/11) malam. Sementara pengepulnya, Septiono Alias Asep (40) ditangkap di rumahnya, di Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni.

Kali ini, giliran Polsek Wiradesa yang mengungkap. Penjual Togel di wilayah Pantura Kota Santri berhasil diringkus anggota Polsek Wiradesa. Tersangka Mujiono (46) alamat Dukuh Penggilinga, Desa Bondansari, Wiradesa diamankan anggota bersama sejumlah barang bukti dan atas perbuatanya dikenakan Pasal 303 KUHP ancaman 10 tahun kurungab penjara.

Tersangka diringkus sekira pukul 21.30 wib di sebuah rumah Dukuh Penggilingan, Desa Bondansari, Wiradesa. Bermula sekira pukul 21.00 wib anggota Polsek Wiradesa mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada perjudian togel hongkong di sebuah rumah Dukuh Penggilingan Desa Bondansari Kecamatan Wiradesa.

Atas dasar informasi itu, sekira pukul 21.30 wib anggota Polsek Wiradesa dipimpin langsung oleh Kapolsek Wiradesa AKP Yorisa Prabowo melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap pelaku yang diduga melakukan perjudian togel hongkong. Tersangka Mujiono yang saat ditangkap terdapat barang bukti berupa selembar kertas rekapan nomer yang dipasang pembeli.
Kemudian papan triplex ukuran kertas folio yang digunakan untuk alas menulis rekapan, 9 lembar kertas nomer rekapan yang sudah keluar, selembar kertas bertuliskan nomer pasangan dari pembeli. Selain itu adapula Hp nokia warna merah, 3 spedol warna biru dan warna hitam serta Uang sejumlah Rp 181.000.

Tersangka bersama barang bukti akhirnya digelandang ke Mapolsek Wiradesa guna pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Wiradesa AKP Yorisa Prabowo menegaskan tersangka kini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Unit Reskrim Polsek Wiradesa.

“Tersangka Mujiono (46) kini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Wiradesa. Untuk barang bukti yang diamankannberupa selembar kertas rekapan nomer yang dipasang pembeli. Kemudian papan triplex ukuran kertas folio yang digunakan untuk alas menulis rekapan, 9 lembar kertas nomer rekapan yang sudah keluar, selembar kertas bertuliskan nomer pasangan dari pembeli. Selain itu adapula Hp nokia warna merah, 3 spedol warna biru dan warna hitam serta Uang sejumlah Rp. 181.000,” terangnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya, lanjut Kapolsek, tersangka dikenakan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan terancaman hukuman 10 tahun penjaran. Untuk itu ia mengimbau kepada masyarakat agar selalu menjauhi segala bentuk perjudian. (yon)

Penulis: Triyono

Facebook Comments