Radar Jateng

Tronton Seruduk Elf, 9 Terluka

Truk Terbalik

TERBALIK – Posisi tronton terbalik menindih sepeda motor usai menabrak elf yang sedang ngetem.
ROCHMAN GUNAWAN/RADAR SLAWI

TEGAL – Kecelakaan kembali terjadi di jalur pantura. Kali ini, truk tronton dengan nopol B 9047 VEO menabrak elf jurusan Tegal-Pemalang-Randudongkal dengan nopol G 1732 AD yang sedang ngetem menunggu penumpang tepat di gerbang Desa Kramat, Kecamatan Kramat, Minggu (4/11) sekitar pukul 05.30.

Triyono, 42, warga sekitar mengatakan, kecelakaan yang terjadi dalam satu jalur tersebut bermula ketika truk tronton yang membawa muatan plastik melintas dari timur ke barat. Pada saat bersamaan, sekitar 10 meter dari gerbang desa ada elf yang sedang ngetem menunggu penumpang.

Posisi tronton, kata dia, terlalu ke kiri sehingga sebelum menabrak elf, terlebih dahulu menabrak pohon mangga sebelum akhirnya menabrak bagian belakang efl yang sedang berhenti. Selain menabrak elf dari belakang, tronton yang terguling ke kiri juga menindih sepeda motor Honda Vario nopol G 5905 GN hingga ringsek.

Tronton baru berhenti setelah terguling dan menabrak pohon besar serta merusak bagian depan bengkel las milik Ahmad Mutorik, warga RT 2, RW I, Desa Kramat.

“Sopir diduga mengantuk sehingga tidak melihat ada elf yang sedang ngetem menunggu penumpang,” katanya.

Warga lainnya, Imam, 38, menambahkan, begitu mendengar benturan yang cukup keras, warga sekitar langsung berhamburan untuk menyelamatkan korban.

Dari dalam elf, warga berhasil mengeluarkan sembilan orang, termasuk sopir elf yang selanjutnya langsung dilarikan ke rumah sakit. Kondisi korban, tidak terlalu parah karena sebagian dalam kondisi sadar ketika dievakuasi dari dalam elf. Sementara sopir tronton hanya mengalami luka ringan.

“Benturan cukup keras hingga elf terdorong hingga beberapa meter dari tempat semula,” bebernya.

Direktur RS Mitra Siaga dr Wahyu Heru Triyono melalui Humas Sofyan membenarkan jika korban kecelakaan antara tronton dengan elf dilarikan ke rumah sakit. Ada sembilan korban yang mengalami luka dan masih dalam pemeriksaan dokter. Mereka adalah Makmur, warga Cibelok, Pemalang yang merupakan sopir elf. Sementara penumpang yang terluka diantaranya Hendrawan, warga Sokajaya, Wahyudin, warga Purwahamba, Waryani, warga Plumbungan, Dasinah, warga Kramat, Kaspi, warga Mangunharjo, Tuminah, warga Kepunduhan, serta Waridin dan Ahmad Mubarok, warga Kertayasa.

“Luka korban bervariasi. Sekarang dalam penanganan tim medis. Jika memungkinkan, korban bisa rawat jalan tetapi untuk korban yang butuh penanganan lanjutan disarankan untuk rawat inap,”pungkasnya. (gun/ima)

Facebook Comments