Radar Kendal

Pekan Ini, Kekuatan Jembatan Kali Kutho Diujicoba

Jembatan Kali Kuto

DIUJI COBA – Kekuatan jembatan Pelengkung Kali Kutho yang termasuk proyek jalan Tol Semarang-Batang bakal dilakukan uji coba.
NUR KHOLID MS

KENDAL – Kekuatan jembatan Pelengkung Kali Kutho yang termasuk proyek jalan Tol Semarang-Batang bakal dilakukan uji coba. Uji coba rencananya dilakukan pekan ini. Sejumlah pekerja menyelesaikan tahap akhir pembanguna Jembatan Pelengkung Kali Kutho yang bakal menjadi ikon Jalan Tol Semarang-Batang.

“Teknisnya uji coba seperti apa masih kami bahas. Mungkin dengan menggunakan truk trailer dengan kapasitas berapa ton,” kata Beni Dwi Septiadi, pemimpin proyek Tol Semarang Batang, Minggu (4/11).

Dikatakanya, jembatan pelengkung yang menghubungkan Kabupaten Batang dengan Kabupaten Kendal tersebut bisa menjadi ikon jalan tol yang merupakan bagian tol Trans Jawa. Proses pembangunan jembatan itu sudah memasuki tahap akhir dengan posisi lantai jembatan masih berupa cor beton. “Lantai jembatan pekan ini mulai kami aspal dan setelah itu dilakukan uji coba kekuatan jembatan,” ungkapnya.

Diungkapkan, jembatan pelengkung tersebut memiliki panjang 160 meter dengan lebar sekitar 32 meter. Namun, sepanjang 100 meter merupakan kontruksi gantung dan 60 meter menempel dengan pondasi yang dicor beton. Beni menyatakan, progres pembangunan tol Batang-Semarang yang terdiri atas lima seksi sudah mencapai 92,96 persen per tanggal 28 Oktober 2018. Adapun rinciannya yakni seksi I yakni Batang-Tulis sekitar 98,68 persen, seksi II Tulis-Weleri 97,09 persen, seksi Weleri- Kendal III 96,18 persen, dan seksi IV Kendal-Kaliwungu 96,13 persen, dan seksi V Kaliwungu-Krapyak 88,35 persen.

“Meski begitu, masih diperlukan penambahan lahan dari tol menuju jalur nasional. Semua pintu keluar atau simpang susun tol masih membutuhkan penambahan lahan. Kami targetkan akhir November pekerjaan sudah selesai,” tukasnya.

Bupati Kendal, Mirna Annisa berharap, setelah jalan tol beroperasi, bisa mengurangi kepadatan arus lalu lintas di Kabupaten Kendal. “Selain itu menekan angka kecelakaan yang kerap terjadi di jalur pantura Kendal,” terangnya. (nur)

Facebook Comments