Radar Jateng

Luapan Kekecewaan Warga Boyolali Pada Prabowo Dituliskan di Spanduk

Warga Boyolali membawa spanduk dengan berbagai tulisan sebagai bentuk ekspresi kekecewaan terhadap pidato Prabowo. (Ari Purnomo/JawaPos.com)

Warga Boyolali meluapkan kekesalan, kekecewaan dan kemarahannya terhadap Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto. Selain melakukan aksi turun ke jalan, warga juga membawa spanduk dengan berbagai tulisan.

Spanduk-spanduk tersebut dibawa oleh para peserta aksi sebagai ekspresi perasaan warga. Berbagai spanduk yang dibawa oleh peserta bertuliskan, “Tolak Rasis di Indonesia”; “Becik Ketitik Olo Prabowo” dan “Prabowo Bermartabat Prabowo Psikopat”.

Selain itu, warga juga membawa spanduk lain seperti “Boyolali Bermartabat”; “Prabowo Harus Minta Maaf”; “Tampang Boyolali” dan “Boyolali sakral”.

Tulisan di spanduk itu dibawa serta warga saat menghadiri Forum Boyolali Bermartabat yang diselenggarakan di Balai Sidang Mahesa, Boyolali, Minggu (4/11). Salah seorang warga Boyolali, Bibit Cahyo Wiyono menegaskan, bahwa dirinya merasa tersakiti dengan apa yang disampaikan oleh Prabowo saat berpidato di Tegal Gede, Boyolali beberapa waktu lalu.

Menurutnya, sebagai sosok negawaran, Prabowo tidak seharusnya menyampaikan kata-kata seperti itu. “Pak Prabowo seharusnya bisa memilah dan memilih kata-kata yang sesuai dan tidak membuat warga tersakiti,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Boyolali, Seno Samodro yang juga hadir dalam forum menegaskan, bahwa bentuk ekspresi dalam spanduk itu merupakan bentuk kekecewaan masyarakat Boyolali yang sudah dilecehkan oleh Prabowo.

“Itu semua bentuk ekspresi, tapi menurut saya kalau ada yang nyinyir jangan ditanggapi secara serius, tetapi ditanggapi secara bermartabat,” ungkapnya di hadapan para peserta forum. (jawapos)

Facebook Comments