Radar Batang

Sukseskan GISA Lewat Pelanduk Capil Perkasa

M Abdul Rahman

M Abdul Rahman
Kepala Disdukcapil Kabupaten Batang

BATANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bateng terus melakukan terobosan untuk mensukseskan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA). Satu di antaranya melalui inovasi pelayanan baru yang diberi nama Pelanduk Capil Perkasa (Pelayanan Administrasi Kependudukan Pencatatan Sipil).

Dijelaskan Kepala Disdukcapil Kabupaten Batang, M Abdul Rahman, Pelanduk Capil Perkasa merupakan program yang dikembangkan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat hingga ke tingkat desa. Model pelayanan itu, kata dia, sudah mulai dikembangkannya secara resmi sejak 2 Juli 2018 lalu.

Didahului pengukuhan pembentukan lembaga Koordinator Operator Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) tingkat kecamatan se-Kabupaten Batang oleh Kepala Disdukcapil Kabupaten Batang.

“Pelanduk Capil Perkasa ini merupakan inovasi dari perkembangam pelayanan yang sudah diterapkan Disdukcapil sebelumnya, hanya saja ini lebih mendekatkan lagi kepada masyarakat. Karena kami berikan pelayanan langsung hingga tingkat kelurahan/desa,” ungkapnya, Jum’at (2/11).

Menurut Abdul Rahman, Disdukcapil Kabupaten Batang selalu berupaya untuk membuat inovasi baru untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu juga bertujuan untuk mensukseskan GISA. “GISA menjadi salah satu penyemangat kami untuk berusaha meningkatkan pelayanan. Karena pada dasarnya GISA untuk membangun ekosistem pemerintahan yang sadar akan pentingnya dokumen kependudukan, dokumen data kependudukan, dan pentingnya pemutakhiran data,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Muhammad Sholeh menambahkan, inovasi Pelanduk Capil Perkasa dihadirkan tak lain untuk memberikan peran petugas registra di tingkat kelurahan/desa. “Jika sebelumnya sudah ada koordinator SIAK di tingkat kecamatan, maka sekarang koordinator operator SIAK dibantu oleh dua oang operator yang berkantor di kecamatan dan membawahi petugas registrasi kelurahan/desa, yang mana saat ini sudah tersebar hampir keseluruhan,” terangnya.

Ia mengatakan, dengan dibentuknya koordinator operator tersebut, maka jika ada permasalahan yang muncul di tengah jalan, petugas harus mampu memberikan solusi yang memuaskan dan sekali layanan harus menghasilkan beberapa produk layanan. “Masyarakat tidak perlu jauh jauh mengurus dokumennya ke kecamatan apalagi ke kabupaten, tidak perlu nitip pada orang lain seperti calo untuk mengurus dokumennya, mereka bisa langsung mengurus sendiri tanpa harus mengeluarkan biaya apapun,” paparnya.

Ditambahkan Sholeh, inovasi itu juga sebagai jembatan bagi masyarakat yang tinggal di desa terpencil yang belum mengerti akan teknologi atau gagap teknologi. “Di saat ada gebrakan melalui pelayanan online yang memang di era sekarang sangat membantu, tapi kita juga harus melihat masyarakat yang tinggal di desa terpencil, masyarakat yang sudah berumur yang mana masih gagap teknologi. Untuk itu, di sini Pelanduk Capil Perkasa hadir langsung melayani masyarakat,” tandasnya. (fel)

Facebook Comments