Nasional

Jumat Keramat KPK untuk Taufik Kurniawan, PAN Langsung Siapkan Pengganti

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menjebloskan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan ke tahanan, Jumat (2/11). Sebelumnya, wakil ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjalani pemeriksaan sebagai tersangka suap.

Taufik yang tiba di KPK pukul 09.30 WIB, keluar dari lobi lembaga antirasuah itu sekitar pukul 18.18. Mantan sekretaris jenderal PAN itu keluar sudah mengenakan rompi tahanan warna oranye.

Namun, Taufik hanya berbicara singkat kepada wartawan dengan mengutip salah satu ayat dari Surah Ali Imran. “Secanggih-canggihnya rekayasa manusia, rekayasa milik Allah-lah yang paling sempurna,” ucapnya saat hendak memasuki mobil tahanan KPK.

Taufik enggan menjawab pertanyaan wartawan soal suap dari M Fuad Yahya selaku bupati Kebumen. “Saya akan ikuti dan hormati proses hukum di KPK, itu dicerna sendiri ya,” imbuhnya.

Terpisah, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Taufik ditahan selama 20 hari ke depan di rumah tahanan lembaga antirasuah itu. “TK ditahan 20 hari pertama di rutan cabang KPK kavling C-1,” ujarnya.

Sekadar informasi, KPK telah menetapkan Taufik sebagai tersangka dugaan suap dana alokasi khusus (DAK) pembangunan fisik untuk Kabupaten Kebumen. KPK menduga Taufik menerima suap Rp 3,65 miliar dari Muhamad Fuad Yahya.

Taufik sebelumnya sudah dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan KPK. Hingga akhirnya Taufik terkena ‘Jumat Keramat’ karena ditahan pada hari Jumat.

*Siapkan Pengganti

PAN memastikan akan mengusulkan pergantian Taufik sebagai wakil ketua DPR. Namun demikian, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PAN Yandri Susanto menuturkan, pelantikannya kemungkinan tidak bisa dilakukan sesegera mungkin, mengingat saat ini masa reses DPR. Sedangkan pelantikan harus dilakukan di depan sidang paripurna.

“Ya pasti segera kami ganti. Karena DPR sedang reses ya kami usulkan pergantian, tapi biasanya pelantikan pimpinan harus di depan sidang paripurna,” ungkap Yandri saat dikonfirmasi JPNN, Jumat (2/11).

Lebih lanjut Yandri memastikan PAN sudah memiliki nama pengganti Taufik. Hanya saja, Yandri enggan menyebut karena Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan yang akan mengumumkan langsung kepada publik. “Sudah ada tapi secara resmi nanti ketum PAN yang akan menyampaikan ke publik,” ungkap sekretaris Fraksi PAN di DPR itu.

Seperti diketahui, Taufik ditetapkan KPK sebagai tersangka suap terkait perolehan anggaran dana alokasi khusus (DAK) fisik pada perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah (Jateng) 2016.

KPK menduga Taufik menerima uang Rp 3,65 miliar dari Bupati Kebumen Muhammad Yahya Fuad. “Diduga TK menerima sekurang-kurangnya sebesar Rp 3,65 miliar,” kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan awal pekan ini di kantornya. (JPC/jpnn)

Facebook Comments