Metro Pekalongan

Jual Dextro Tanpa Izin, Remaja asal Petarukan Ditangkap

Jual Dextro Tanpa Izin, Remaja asal Petarukan Ditangkap

DITANGKAP – Seorang remaja berinisial R (19) warga Petarukan, Pemalang ditangkap anggota Sat Narkoba Polres Pekalongan Kota karena diduga menjual pil dextro tanpa izin resmi.
DOK

KOTA – R (19 TH), warga Dusun Situmpeng RT 06 RW 06 Desa Serang, Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang yang kesehariannya berprofesi sebagai buruh harus rela mendekam dibalik jeruji besi Mapolres Pekalongan Kota. R ditangkap di SPBU Pasirsari, Jalan Gajahmada Pekalongan Barat Kota Pekalongan, Rabu (31/10) siang.

Tersangka diamankan personel Polsek Pekalongan Barat karena diduga mengedarkan atau menjual pil Dextro Methorphan (DMP) tanpa keahlian dan tanpa izin. Dari hasil penggeledahan polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sepuluh bungkus obat Dextro berupa pil warna kuning, masing-masing bungkus berisi lima butir dan uang tunai sebesar Rp24.000 hasil penjualan dextro.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu melalui Kapolsek Pekalongan Barat Kompol Hanafi Umar mengatakan penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat bahwa di lokasi diduga sering digunakan tempat transaksi obat daftar G yang melibatkan anak remaja. Selanjutnya polisi menyelidiki informasi tersebut.

Ternyata benar di lokasi sedang ada transaksi obat daftar G selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap tersangka. “Saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap tersangka, petugas mendapati bahwa tersangka kedapatan memiliki sepuluh bungkus obat Dextro Methorphan berupa pil warna kuning, masing-masing bungkus berisi lima butir dan uang tunai sebesar dua puluh empat ribu rupiah hasil penjualan obat Dextro Methorphan,” ungkap Kompol Hanafi.

Selain barang bukti berupa pil Dextro dan uang tunai, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor yang dikendarai tersangka. “Tersangka akan dijerat dengan Pasal 196 dan pasal 197 UURI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, yaitu mengedarkan sediaan farmasi berupa obat tanpa keahlian, dan tanpa izin edar,” pungkasnya. (way)

PENULIS: WAHYU HIDAYAT

Facebook Comments