Radar Kajen

Peningkatan Kualitas Jalan Terus Digenjot

Kualitas Jalan

Pembangunan Jalan Raya Podo Kedungwuni, Pekalongan, membuat antrean kendaraan terjadi di jalur tersebut pada jam-jam tertentu.
MUHAMMAD HADIYAN

KAJEN – Peningkatan kualitas jalan di Kabupaten Pekalongan terus digenjot. Salah satunya melanjutkan peningkatan kualitas ruas jalan raya Podo Kedungwuni, dengan rigit berlapis aspal dengan anggaran Rp 5 miliar. Pembangunan ini meneruskan proyek di tahun sebelumnya dari Jalan Kertijayan-Podo dengan total anggaran Rp30 miliar.

“Dengan pekerjaan yang sama, tahun 2018 ini kita menganggarkan Rp5 miliar untuk pembangunan Jalan Podo. Ditargetkan selesai pada 10 Desember 2018,” jelas Kepala DPU TARU Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro, kemarin.

Dikatakan, total pembangunan fisik di Kabupaten Pekalongan tahun ini mencapai total Rp200miliar. Termasuk pembangunan di Sragi dan jalan-jalan di dataran tinggi Pekalongan.

“Tidak hanya daerah bawah, di dataran tinggi juga kita bangun infrastrukturnya. Seperti di jalan Gumelem Petungkriyono yang kita cor,” ungkap dia.

Pembangunan jalan di beberapa ruas Kabupaten Pekalongan membuat arus lalu lintas sekitar padat merayap. Seperti di jalur Podo Kedungwuni dengan kondisi pengecoran di sisi tengah jalan, serta pengecoran di Sragi yang membuat arus lalu lintas menggunakan sistem buka tutup.

Salah seorang pengendara asal Kedungwuni, Faza (30), mengaku, kondisi ini sudah wajar di setiap pembangunan. “Kalau ada perbaikan ya wajar kalau lalu lintas tersendat. Tapi kalau nggak dibangun kan nanti bisa lebih parah. Jadi kita paham dan mendukung pembangunan jalan di ruas-ruas yang di Kabupaten Pekalongan ini,” kata Faza.

Ia berharap, pembangunan jalan ini bisa segera selesai sebelum pergantian tahun. Sehingga bisa cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Semoga bisa cepet selesai. Jalan jadi alus, rejeki mulus. Pengendara jadi nyaman,” tandasnya. (yan)

Facebook Comments