Radar Batang

Kejar Target, Pemkab Batang Latih 320 Calon Wirausahawan

Pelatihan Kewirausahaan

PELATIHAN – Wakil Bupati Batang memaparkan sejumlah materi terkait kewirausahawan di hadapan 40 peserta calon wirausaha muda baru.
M DHIA THUFAIL

BATANG – Program mencetak 1.000 wirausahawan baru terus direalisasikan Pemerintah Kabupaten Batang. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) juga terus menggiatkan program pelatihan untuk mengejar target tersebut.

“Dari target 1.000 wirausahawan muda baru, saat ini kita sudah berhasil mengumpulkan 320 calon wirausahawan muda baru. Mereka kita beri pelatihan mengenai dasar dasar wirausaha, mulai dari menghadapi masalah permodalan hingga masalah pemasaran. Karena dua point tersebut yang biasanya menjadi kendala bagi wirausaha baru,” ungkap Wakil Bupati Batang Suyono, belum lama ini.

Ia mengatakan, 320 calon wirausahawan muda baru itu terbagi dalam 8 kelas atau 8 angkatan. Setiap angkatan terdiri dari 40 peserta wirausahawan muda baru. Mereka para peserta, kata Wabup, mendapatkan materi pelatihan berbeda beda dalam setiap angkatannya.

“Harapan Pemda, setelah ada pelatihan ini para peserta mampu menerjemahkan hal hal yang dia inginkan atau mengidentifikasi usaha apa yang akan ditekuninya. Saya sampaikan, bahwa sukses itu harus melalui proses. Maka, dalam usaha, kejujuran diutamakan. Sehingga dengan kejujuran, Insya Allah dalam menjalankan usahanya akan sukses,” pesan Suyono.

Terkait masalah permodalan, lanjutnya, Pemkab siap memfasilitasinya dengan menggandeng sejumlah perbankan. Sehingga para calon Wirausahawan tinggal mendatangi sejumlah bank dimaksud untuk mengajukan pinjaman modal.

“Tapi tolong, jangan sampai kalau sudah diberikan modal justru kebutuhan lain yang dibeli, bukan malah membeli barang barang kebutuhan usaha. Hal ini yang seringkali terjadi di lapangan, maka pada akhirnya kreditnya macet, karena yang dilakukan tidak sesuai dengan apa yang diajukan,” terangnya.

Sedang berkaitan dengan masalah pemasaran, kata Wabup, Pemkab Batang juga sudah memberikan solusi. Jika peserta sudah memiliki produk yang diciptakan misalnya, Pemkab siap membantu memasarkannya.

“Bisa saja, ketika sudah ada karyanya, mereka tanya atau tawarkan ke pemkab, apakah ada yang berminat dengan produknya tersebut, untuk kemudian bisa disuplainya. Atau bisa dengan saling berkomunikasi dengan daerah lain untuk pemasarannya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disperindagkop Kabupaten Batang, Isnanto menjelaskan, saat ini pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk memfollow up para wirausahawan muda baru itu. Terkait permasalahan yang dihadapi para peserta, pihaknya akan terus melakukan pendampingan.

“Untuk kelanjutannya, yang pasti ini sudah kita siapkan sematang mungkin seperti yang diharapkan Bupati. Jadi kita melakukan pelatihan tidak hanya sekadar pelatihan, namun kita juga memperhatikan dari segi bagaimana peralatannya, permodalannya, dan bagaimana pemasarannya,” ucapnya. (fel)

Facebook Comments