Radar Kendal

Penempatan TKI masih Didominasi di Asia Tenggara

Penempatan TKI masih Didominasi di Asia Tenggara

MENUTUP – Kepala SMKN 4 Kendal resmi menutup pelatihan Kecakapan Bahasa Korea yang digelar di SMK 4 Kendal.
NUR KHOLID MS

KENDAL – Penempatan TKI/TKW terbanyak berada di Asia Tenggara. Jumlahnya mencapai sekitar 50 persen dari seluruh TKI/TKW yang bekerja di luar negeri. Kemudian penempatan terbanyak berikutnya yakni di Timur Tengah sekitar 20 persen hingga 25 persen.

Kasi Pemetaan Potensi Penawaran Deputi Bidang Kerja Sama Luar Negeri dan Promosi pada Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI), Slamet Sriyadi mengemukakan hal itu dalam acara Penutupan Kecakapan Bahasa Korea yang digelar di SMK 4 Kendal, Minggu (21/10). Pelatihan itu digelar BNP2TKI bekerja sama dengan Kemendikbud, Cyber Edu Inkor, dan Universitas Nasional (Unas) Jakarta.

Lebih lanjut, Slamet mengungkapkan, tidak hapal persis berapa jumlah TKI/TKW yang bekerja di luar negeri. Namun, penempatan tenaga kerja terbanyak ada di Asia Tenggara. “Khusus di Asia Tenggara, Malaysia menjadi lokasi terbanyak. Kalau tidak salah sekitar 50 persen TKI/TKW bekerja di sana. Untuk Timur Tengah penempatan ada di Arab Saudi, Abu Dhabi, dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Menurut Slamet, mereka yang mengikuti percakapan bahasa Korea jumlahnya 400 orang dan disebar di delapan lokasi seperti Cirebon, Indramayu, Kendal, Pati, Cilacap, Tulungagung, Bekasi, dan Ponorogo. Masing-masing lokasi sebanyak 50 peserta. “Mereka yang ikut kecakapan bahasa Korea ini sudah lolos seleksi penempatan bekerja di luar negeri. Rencana akhir tahun ini diberangkatkan ke Korea,” tandasnya.

Perwakilan dari Cyber Edu Inkor, Ismi Nur Fitriani, kendala yang dihadapi peserta antara lain pengucapan dan penulisan bahasa Korea. Peserta perlu banyak belajar dan menghapal kosa kata bahasa Korea.”Peserta perlu lebih memperdalam kosa kata bahasa Korea,” katanya.

Kepala SMK 4 Kendal, Kusdarmanto, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, TKI/TKW mempunyai banyak peluang kerja baik di dalam negeri maupun luar negeri. “Rencana kami akan menjalin kerja sama dengan BNP2TKI, sehingga bisa menjadi peluang besar bagi anak didik kami yang telah lulus, bisa bekerja di luar negeri,”katanya. (nur)

Penulis: Nur Kholid Ms

Facebook Comments