Radar Kajen

PCNU Bangun Gedung Baru untuk Perkuliahan

FAKHRUN NISA
MELETAKKAN – Bupati Pekalongan bersama dengan Ketua Tanfidziyah PCNU meletakkan batu pertama pembangunan gedung baru, Kamis (18/10).

KEDUNGWUNI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalongan berencana membangun gedung perkuliahan baru untuk perguruan tinggi NU. Untuk mewujudkan hal tersebut, PCNU menggelar kegiatan peletakan batu pertama di dekat gedung PCNU, Jalan Karangdowo Kedungwuni, pada Kamis (18/10). Turut hadir dan meletakkan batu pertama, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pekalongan, Muslikh Khudlori, menyampaikan, pembangunan gedung baru diperkirakan menelan biaya sebesar 8 Miliar. Sementara ini, PCNU telah mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pekalongan sebesar 2,5 Miliar.

“Sudah ada subsidi dari Pemda sebesar 2,5 Miliar, dan sekarang sudah cair 1,5 Miliar. Kami rencanakan akan dibangun gedung tiga lantai. Gedung tersebut nanti akan dikhususkan untuk kegiatan perkuliahan perguruan tinggi NU, terutama yang sudah ada yaitu Politeknik Pusmanu. Jadi yang sekarang masih melaksanakan kegiatan di gedung PCNU akan dipindah ke sana,” ujarnya kepada Radar, Kamis (18/10).

Untuk melengkapi kekurangan dana, PCNU akan membuat beberapa program penggalangan dana yang melibatkan seluruh masyarakat NU di Kabupaten Pekalongan. Beberapa cara yang akan ditempuh diantaranya dengan melibatkan partisipasi dari seluruh siswa LP Ma’arif se Kabupaten Pekalongan serta pembuatan kotak koin donasi.

“Kami juga membuat hitungan per meter tiga juta, jadi nanti yang mau memberikan bantuan tinggal dihitung per meternya. Insyaallah dengan tiga terobosan tersebut, dalam waktu satu tahun ini gedung baru bisa digunakan dan bermanfaat. Setelah pembangunan gedung selesai, baru penataan lingkungan dan sekitarnya,” lanjutnya.

Selain itu, PCNU Kabupaten Pekalongan juga tengah dalam proses pendaftaran izin perguruan tinggi baru yakni Institut Teknologi Nahdlatul Ulama (ITNU), sehingga keberadaan gedung baru akan menunjang perintisannya.

“Kami tengah mengajukan perizinan Institut Teknologi NU. Jadi kalau ITNU izinnya keluar, kemudian akan kami gabung dengan Politeknik Pusmanu untuk menjadi universitas. Kami mohon doa restu seluruh masyarakat. Mudah-mudahan seluruh masyarakat di Kabupaten Pekalongan bisa mendukung dan mendoakan agar pembangunan bisa terselesaikan dengan baik,” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Politeknik Pusmanu, Moh Haris. Menurutnya, pembangunan gedung baru akan membuat proses perkuliahan berjalan dengan lebih baik. Ia juga menyebutkan, dalam waktu lima tahun ke depan, Politeknik Pusmanu memasang target untuk mempunyai kampus dengan luas lima hektar.

“Ini satu karunia yang luar biasa. Politeknik Pusmanu yang sudah 16 tahun berdiri, setelah pelimpahan ke PCNU Kabupaten Pekalongan, tahun ini dibuatkan kampus. Hal ini mendorong kami untuk meningkatkan fasilitas serta sarana dan prasarananya. Kami membutuhkan dukungan dari semua pihak, baik SDM maupun sumber daya lainnya, termasuk dari pemerintah, stakeholder, industri, dan masyarakat,” tandasnya. (run)

Facebook Comments