Radar Batang

Sabar, Batang Akan jadi Kota Pintar

Drs Jamal Abdul Naser MM

PERLAHAN tapi pasti, impian untuk mewujudkan Kabupaten Batang sebagai kota pintar (smart city) sepertinya kian menemui titik terang. Namun demikian, pengembangan smart city tidaklah mungkin hanya dipikulbebankan kepada pemerintah daerah, apalagi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Kepala Diskominfo Batang, Drs Jamal Abdul Naser MM, mengatakan, secara umum harus ada 3 daya dukung yang dipersyaratkan untuk memenuhi standar smart city. Pertama, struktur yang memuat SDM dan anggaran. Kedua, infrastruktur, meliputi jaringan, data centre, aplikasi, dan lainnya. Terakhir, dukungan suprastruktur, yakni kebijakan dan regulasi pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, untuk infrastruktur, data centre kita sudah memperoleh sertifikat ISO sejak 2014. Pun setiap tahun diaudit oleh konsultan yang berbeda,” ucapnya.

Sementara terkait suprastruktur, kata Jamal telah terpenuhi di Perda No 1 Tahun 2018 tentang RPJMD 2017-2022. Bahkan, Perbup tentang Smart City dan Smart Village juga telah siap. Sementara terkait SDM, Dewan Smart City dan Tim Pelaksananya juga telah lama terbentuk.

“Yang jelas, smart city bukan hanya program Diskominfo, tetapi seluruh OPD sampai tingkat kecamatan dan desa. Pun tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Karena muaranya adalah smart seluruhnya, termasuk smart society. Ini Pak Bupati saja sangat bersemangat mewujudkan smart city untuk mendukung kualitas pelayanan publik, jadi masyarakat juga harus bersama-sama membantu realisasi mimpi besar ini,” terang Jamal. (sef)

Facebook Comments