Radar Kajen

Pondasi Proyek Jembatan Longsor, Pekerja Tewas Tertimbun

KAJEN – Peristiwa mengenaskan terjadi di Desa Kalijoyo, Kecamatan Kajen, Kamis (18/10) sekira pukul 15.00. Seorang mandor tewas dan seorang kuli bangunan kritis tertimbun tanah longsor saat mengerjakan proyek jembatan di Jalan Raya Gandarum – Kalijoyo, Kecamatan Kajen, tepatnya di Desa Kalijoyo, Kecamatan Kajen.

Mandor proyek yang tewas adalah Sahroni (50) warga Desa Keborangan, Kecamatan Subah, Batang, sedangkan rekannya, Khudori (40) warga Desa Ambowetan, Kecamatan Ulujami, Pemalang, kritis.

Informasi yang diperoleh, kejadian itu berawal saat lima orang mengerjakan proyek jembatan. Mereka adalah, dua korban dan Gering, Imam dan Slamet. Saat itu, sekira pukul 13.00 wib, mereka memperbaiki pondasi jembatan. Para kuli bangunan menggali pondasi jembatan dengan kedalaman sekitar 1 meter.

Sekitar pukul 14.30 wib, penggalian pondasi selesai. Selanjutnya, mandor proyek, Sahroni, memerintahkan anak buahnya untuk mulai menggiling adukan dengan molen kepada Imam (28). Begitu adukan jadi, korban meminta anak buahnya membawa adukan ke bawah jembatan dengan menggunakan ember.

Sesuai perintah mandor, salah satu pekerja, Slamet, membawa adukan ke bawah. Sementara mandor Roni dan Khudori alias Siku berada di bawah jembatan. Belum juga Slamet sampai dibawah, tiba-tiba tebing bagian sebelah utara jembatan setinggi 4 meter longsor menimpa Roni dan Khudori alias Siku. Melihat kejadian itu, Slamet langsung lari untuk mengecek longsoran.

Melihat mandor dan rekannya tertimbun tanah, Slamet langsung mengecek sambil berteriak minta tolong ke warga sekitar. Saat itu masih terdengar suara minta tolong dari dalam timbunan.

“Saat saya cek ternyata Roni dan Siku sudah tertimbun tanah. Saya langsung loncat ke bawah,” ungkap Slamet.

Karena tanah longsoran terlalu banyak, teman kerjanya, Imam, yang mengetahui kedua rekannya tertimbun tanah juga meminta tolong kepada warga sekitar untuk ikut berusaha menggali timbunan.

“Saya juga meminta tolong kepada pengguna jalan untuk ikut membantu,” ungkapnya.

Begitu di tempat longsoran, Slamet bersama rekannya melakukan pertolongan. Dengan alat seadanya, mereka melakukan penggalian. Sementara warga yang mendengar ada kejadian itu langsung berdatangan ke lokasi kejadian. Petugas gabungan BPBD, Damkar, PMI, Polsek dan Koramil, yang mendapat informasi juga langsung ke lokasi kejadian. Mereka juga membantu melakukan penggalian untuk mengevakuasi korban.

Petugas baru bisa mengevakuasi korban sekitar pukul 16.20 wib. Saat dievakuasi, sang mandor proyek sudah meninggal di lokasi, sedangkan Siku kritis dan langsung dibawa ke RSUD Kajen.

 

View this post on Instagram

 

Dua pekerja jembatan di Desa Kalijoyo, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan tertimbun material, Kamis (18/10). . Kedua korban, Roni (40) warga Desa Tegalsari dan Khudori (40) warga Desa Ambo Wetan Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang. . Keduanya tertimbun material pembangunan akibat jembatan ambrol. Melihat hal itu sejumlah pekerja lain panik dan bersama warga berusaha menolong dengan menggunakan peralatan seadanya. . Petugas dari BPBD dan Polsek Kajen tiba di lokasi untuk membantu evakuasi. . Kedua korban sendiri akhirnya berhasil dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit. Satu korban terlihat masih bernafas, sedangkan satu lagi belum diketahui nasibnya. Dan dari informasi yang didapat, satu korban akhirnya meninggal dunia. Video : Ahmad Junaidi #radarpekalongan#pekalongan#batang#kendal#pemalang#tegal#kotapekalongan#kabupatenpekalongan#berita#jateng#jawatengah Punya info/berita menarik? kirimkan melalui DM atau WA 082323502373

A post shared by Radar Pekalongan (@radarpekalongan) on

“Untung saja saat kejadian, teman saya Siku yang tertimpa runtuhan tanah bagian mukanya mengenai rongga batu bronjong jadi masih bisa bernapas dan selamat. Sedangkan Roni mandor proyek tak selamat,” imbuhnya.

Sementara itu, warga yang mendengar kejadian itu berdatangan. Tak hanya orang sekitar, warga yang melintas pun ikut berhenti untuk melihat secara langsung kejadian tersebut. Anggota Polsek Kajen melihat itu melakukan pengaturan arus lalulintas di lokasi kejadian. (yon)

Facebook Comments