Radar Kendal

Guru Dilatih agar Saat Mengajar Siswa Bisa Aktif dan Menyenangkan

Pelatihan Guru

DISKUSI- Peserta Pelatihan Praktik yang Baik Manajemen Berbasis Sekolah sedang berdiskusi dalam salah satu sesi pelatihan.
NUR KHOLID MS

KENDAL – Sebanyak 24 sekolah di Kabupaten Kendal yang terdiri dari 16 SD/MI dan 8 SMP/MTs menjadi pilot project Pelatihan Mutu Pendidikan yang diadakan oleh Tanoto Foundation. Kegiatan bekerja sama dengan Pemkab Kendal melalui Disdikbud setempat yang akan berlangsung mulai Oktober ini dan berlangsung selama 3 tahun ke depan.

Dalam kegiatan itu, pihak Tanoto Foundation melibatkan 16 fasilitator untuk SD dan 16 fasilitator untuk SMP. Koordinator Tanoto Foundation untuk Provinsi Jawa Tengah, Nurkolis mengatakan, kegiatan yang diberikan berupa bantuan teknis dengan memberikan pelatihan kepada guru, kepala dan komite sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar tentang manajemen berbasis sekolah.

“Fokusnya adalah pelatihan kepada guru dalam pembelajaran di dalam kelas agar siswa lebih aktif dan menyenangkan, sehingga daya serap siswa meningkat,” katanya, disela pelatihan di Hotel Saeinn, Kamis (18/10).

Selama pendampingan, sekolah akan dipantau tiap bulan oleh Kantor Tanoto Foundation Provinsi. Selanjutnya, di setiap akhir tahun akan digelar pameran hasil kemajuan dari sekolah yang dilakukan pendampingan, sekaligus evaluasi kegiatan selama satu tahun.

Pada akhir tahun kegiatan, akan dibandingkan hasilnya, apakah ada perubahan ketika sebelum dilatih dan sesudah dilatih. Indikator berhasil jika ada perubahan yang signifikan, sebelum pendampingan dan setelah pendampingan.

“Tiap tahun akan diadakan pameran kemajuan dari sekolah-sekolah yang dijadikan pilot projek tersebut. Tujuannya agar bisa diketahui oleh sekolah-sekolah lainnya dengan harapan, sekolah lain akan meniru sekolah yang menjadi pilot projek,” harapnya.

Di antara sekolah yang menjadi pilot projek kerja sama ini adalah SDN 3 Curugsewu dan SDN 1 Kalilumpang Kecamatan Patean. Kepala SDN 1 Kalilumpang, Sumaryono menyambut baik adanya kegiatan itu. Sebab pihaknya banyak mendapatkan ilmu yang sangat baik untuk diterapkan dan dikembangkan di sekolah.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini, karena setelah mengikuti dua kali pelatihan, Kami mendapatkan banyak ilmu yang sangat baik untuk diterapkan dan dikembangkan di sekolah,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kendal, Sulardi mengatakan, program PINTAR melakukan penguatan materi dengan cara pendampingan secara langsung. Selain itu juga melalui KKG dan MGMP. Karena itu, momen tersebut sekaligus akan dijadikan peluang awal untuk melakukan revitalisasi KKG maupun MGMP di wilayah Kendal.

“Di akhir tahun pertama program pendampingan tanoto foundation bersama Pemkab akan melakukan showcase. Dari 24 sekolah yang ditunjuk saya harapkan bisa menghasilkan produk-produk praktik yang baik sehingga bisa ditiru oleh banyak sekolah yang lain,” harapnya. (nur)

Facebook Comments