Radar Batang

Gara-gara Ini, 435 Pendaftar CPNS Dinyatakan TMS

Alimuddin SH MH

Alimuddin SH MH

BATANG – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Batang mencatat telah menerima sebanyak 3.935 pelamar CPNS terhitung sejak pendaftaran ditutup, 15 Oktober 2018 lalu. Namun dari hasil verifikasi dan validasi (verval), banyak pelamar yang diketahui mengabaikan persyaratan prinsip.

Kepala BKD Kabupaten Batang, Alimuddin SH MH mengatakan, sesuai hasil verval, sebanyak 435 pendaftar dinyatakan tidak memenuhi syarat atau TMS dan 3500 pendaftar dinyatakan memenuhi syarat atau MS.

“Data tersebut berdasarkan hasil verifikasi yang telah kita lakukan per Kamis (18/10). Namun, kami masih terus melakukan verifikasi sampai tanggal 20 Oktober, karena pengumumannya dibuka pada 21 Oktober nanti,” ungkapnya, Kamis ( 18/10).

Dijelaskan Alimuddin, berkas pendaftar yang dinyatakan TMS, sebagian besar disebabkan karena adanya kesalahan yang fatal untuk syarat prinsip, seperti ijazah, KTP, transkrip, dan Surat tanda register (STR). “Namun sesuai dengan arahan atasan, syarat kami perlunak. Artinya, asal bukan syarat prinsip maka berkas masih bisa diterima. Misalnya, kurang materai, tanggal salah, kurang tanda tangan tapi tidak dicantumkan, itu masih kami terima asal bukan syarat prinsip. Nanti dapat dilakukan perbaikan saat pemberkasan,” jelasnya.

Berdasarkan data BKD, kata Alimuddin, formasi yang paling banyak diminati adalah tenaga Kesehatan dan Pendidikan, dengan rincian formasi Kesehatan 1628 pelamar dari kebutuhan 139 orang, dan formasi Pendidikan 2.211 pelamar dari kebutuhan 315 orang.

“Sedang untuk formasi K2, yang daftar ada 21 orang dari kebutuhan 21 orang. Namun sampai dengan penutupan ternyata ada satu pelamar yang meninggal dunia. Sehingga data terakhir hanya ada 20 orang pelamar. Jika dilihat dari jumlah pelamarnya, beberapa formasi tersebut persaingannya cukup ketat,” jelas Alimuddin.

Namun dia juga menyebut beberapa formasi yang sangat minim dilirik para pelamar. Dua di antaranya, yakni formasi dokter spesialis dan pranata laboratorium kesehatan difabel.

“Dari 19 formasi dokter spesialis yang dibutuhkan, hanya ada satu yang berminat di formasi dokter spesialis mata. Sedangkan untuk pranata laboratorium kesehatan difabel dari 5 yang dibutuhkan hanya ada satu pelamar dari Bogor, tapi saat dilakukan verifikasi ada persyaratann yang tidak lengkap, sehingga tidak lolos,” bebernya.

Menurut Alimuddin, diperkirakan faktor batas usia 35 tahun menjadi kendala karena sebagian besar dokter spesialis sudah berusia lebih dari 35 tahun saat menjalani proses pendidikan. Selain itu, juga dikarenakan oleh faktor keberminatan penempatan wilayah kerja di kabupaten/kota kecil. “Yang terisi hanya dokter spesialis mata,” imbuhnya.

Ihwal teknis ujian, kata Alimuddin, pelamar yang lolos akan mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada 26 Oktober – 17 November 2018 dan test Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada 22 – 28 November 2018. Adapun tempat tes akan dipusatkan di Gor Wujil, Ungaran, Kabupaten Semarang.

“Untuk waktunya masih kita tunggu. Tapi nanti saat pelaksaan tes akan digabung dengan 10 Kabupaten/kota di Jawa Tengah, seperti Kabupaten dan Kota Semarang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Rembang, Kota Salatiga, Kabupaten Pati, Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, Kabupaten Demak dan Provinsi Jawa Tengah,” jelasnya.

 

View this post on Instagram

 

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Batang mencatat telah menerima sebanyak 3.935 pelamar CPNS terhitung sejak pendaftaran ditutup, 15 Oktober 2018 lalu. Namun dari hasil verifikasi dan validasi (verval), banyak pelamar yang diketahui mengabaikan persyaratan prinsip. Kepala BKD Kabupaten Batang, Alimuddin SH MH mengatakan, sesuai hasil verval, sebanyak 435 pendaftar dinyatakan tidak memenuhi syarat atau TMS dan 3500 pendaftar dinyatakan memenuhi syarat atau MS. “Data tersebut berdasarkan hasil verifikasi yang telah kita lakukan per Kamis (18/10). Namun, kami masih terus melakukan verifikasi sampai tanggal 20 Oktober, karena pengumumannya dibuka pada 21 Oktober nanti,” ungkapnya, Kamis ( 18/10). Selengkapnya baca di www.radarpekalongan.co.id #radarpekalongan #pekalongan #batang #kendal #pemalang #tegal #kotapekalongan #kabupatenpekalongan #berita #jateng #jawatengah #PendaftaranCPNS #CPNS #TMS Punya info/berita menarik? kirimkan melalui DM atau WA 082323502373 Gunakan #RadarPekalongan untuk Repost informasi di sekitar Anda dan hindari HOAX. Cek update informasi dari masyarakat lewat #radarpekalongan

A post shared by Radar Pekalongan (@radarpekalongan) on

Pelaksanaan tes diperkirakan dua hari, satu kali tes diikuti oleh 800 orang secara bertahap. “Panitia pelaksana CAT seluruhnya dipegang oleh BKN, mulai dari penyiapan materi sampai pengawasan pelaksanaan tes. Sedangkan panitia masing-masing daerah hanya mengurus masalah administrasi. Tapi dari BKD masing-masing daerah akan mendampingi peserta tes disana. Yang melaksanakan seluruhnya dari BKN,” tandasnya.

Ditambahkannya, setelah mengikuti serangkain tes itu, maka hasil akan diumumkan pada 3 Desember 2018 dan sudah bisa ditetapkan sebagai PNS pada 19 Januari 2019. (fel)

Facebook Comments