Radar Batang

Dua Perampok Nasabah Bank Diamuk Massa

Mobil pelaku perampokan digulingkan warga. Dok Istimewa

Batang – Seorang nasabah bank warga Desa Pucungkerep, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang nyaris menjadi korban perampokan, Kamis (18/10). Beruntung korban berhasil melawan, hingga akhirnya dua orang yang menjadi pelaku berhasil ditangkap oleh warga.

Bahkan warga yang kesal sempat menghakimi kedua pelaku dan merusak mobil yang mereka gunakan untuk melancarkan aksinya. Tak tanggung-tanggung, mobil Toyota Avanza bernopol Jakarta itu juga digulingkan dan dijatuhkan ke tebing yang berada di tepi jalur Pantura, Subah.

Beruntung aksi warga tersebut berhasil dihentikan oleh anggota Satlantas yang berjaga di pospam Pucungkerep tak jauh dari lokasi kejadian. Selain itu, petugas juga mengamankan kedua pelaku ke. Polsek Subah untuk dilakukan pemeriksaan guna kepentingan penyelidikan. Sedangkan mobil pelaku sendiri dibiarkan berada di dasar tebing yang berada di tepi jalan.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Aksi percobaan perampokan terjadi di Desa Pucungkerep, Kecamatan Subah, Batang. Terjadi perampokan di jalan Pantura Subah Batang. Korban yang baru saja mengambil uang di bank ditawari oleh pelaku untuk diantar pulang. Tanpa curiga, korban menurut saja menumpang mobil Toyota Avanza yang didalamnya ada 2 orang (bukan 4 seperti info sebelumnya ). Namun diperjalanan pelaku mencoba merampas uang yang dibawa korban. Korban langsung melawan dengan mengambil kunci mobil hingga berhenti dan menendang kaca samping. Warga yang melihat itu langsung memberi pertolongan dan mencoba menangkap pelaku. Warga yang kesal juga melakukan pengrusakan terhadap mobil pelaku dan melemparkannya ke jurang yang berada di tepi jalur Pantura Subah. Kasus itu sendiri saat ini masih diselidiki oleh pihak kepolisian. (Info sementara) Berita selengkapnya bisa dibaca di Harian Radar Pekalongan edisi Jumat (19/10). Video by Edo Muslihun #radarpekalongan#pekalongan#batang#kendal#pemalang#tegal#kotapekalongan#kabupatenpekalongan#berita#jateng#jawatengah#perampokan#limpung#subah#pucungkerep Punya info/berita menarik? kirimkan melalui DM atau WA 082323502373

Sebuah kiriman dibagikan oleh Radar Pekalongan (@radarpekalongan) pada

Menurut penuturan korban, Wasdi (58) warga Pucungkerep, Subah, waktu itu sekira jam 11.00 Wib dirinya baru saja mengambil uang di bank BRI KCP Subah. Pada saat ditepi jalan, ada mobil berhenti dan menawarinya tumpangan untuk pulang.

“Salah seorang pelaku seperti mengenal saya dan menawari tumpangan untuk diantar pulang. Namun saat didalam mobil, tiba-tiba saya dibekap dan dipukul,” ungkap Wasdi.

Merasa dirinya akan dirampok, Wasdi langsung melakukan perlawanan. Dia sempat menendang jendela mobil hingga memancing perhatian warga.

“Waktu itu saya berusaha melawan. Dan saat itu saya bawa uang Rp18 juta untuk membayar kayu. Alhamdulillah uang berhasil saya amankan, dan kedua pelaku ditangkap warga,” jelas Wasdi.

Sementara itu, kedua pelaku Amat Tomi (44) dan Suhadi (46) keduanya warga Lampung mengatakan, mereka sebelumnya berniat pulang ke Lampung setelah tiga hari berada di Semarang dan Yogyakarta.

“Saya dan Suhadi mau pulang ke Lampung, namun kehabisan ongkos. Dan untuk menutup kebutuhan diperjalanan, kami putuskan untuk mencari korban (merampok-red),” ungkap Amat Toni.

Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga ketika dikonfirmasi mengungkapkan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dan mengembangkan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) itu.

“Dua pelaku saat ini masih kami periksa guna penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan untuk kemungkinan ada pelaku lain ataupun sindikat, kami belum bisa menyimpulkan, karena masih proses Lidik,” tandas Kapolres. (fel/don)

Facebook Comments